Breaking News:

Bencana Kabut Asap Karhutla

Dianggap Lambat Tangani Kabut Asap dan Kebakaran Hutan, Gubernur Riau Didesak Mundur dari Jabatan

Akibat kabut asap dan kebakaran hutan makin meluas, mahasiswa Riau lantas mendesak Gubernur Riau, Syamsuar untuk segera turun dari jabatannya.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
Kompas.com
Akibat kabut asap makin parah dan kebakaran hutan makin meluas, mahasiswa Riau lantas mendesak Gubernur Riau, Syamsuar untuk segera turun dari jabatannya. 

Tahun 2019 merupakan kabut asap terparah dalam beberapa tahun terakhir.

 Kabut Asap akibat Kebakaran Hutan Merambat hingga Negara Lain, Malaysia Kirim Catatan pada Indonesia

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana, tercatat ada 328.724 hektar lahan yang terbakar dari Januari hingga Agustus 2019.

Daerah yang paling parah terdampak bencana adalah Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Kendati demikian, Indonesia bukan satu-satunya penyebab kabut asap menyebar.

BBC juga menyorot adanya pembakaran hutan di Malaysia.

Meski kebakaran itu tak ada artinya jika dengan kebakaran hutan yang di Malaysia.

Menurut pusat meteorologi ASEAN, pada 14 September ditemukan 10 titik api di bagian Sabah, Serawak, Malaysia.

Kabut Asap akibat Kebakaran Hutan Merambat hingga Negara Lain, Malaysia Kirim Catatan pada Indonesia

Puluhan Ribu Warga Terserang ISPA

Dampak dari asap yang harus dihirup masyarakat Kalimantan Selatan membuat puluhan ribu terserang Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

Data Dinas Kesehatan Kalsel, sudah 20.000 warga yang terserang ISPA, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Minggu (15/9/2019).

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, HM Muslim, menyebutkan dari Bulan Agustus dan pertengahan Bulan September menjadi catatan terparah.

"Ini terus meningkat, Agustus hingga pertengahan bulan ini yang paling banyak laporannya masuk," ujar Muslim.

Disebutkannya, bahwa warga mengatakan rata-rata mengeluh batuk dan sesak napas.

"Laporan dari kawan-kawan di kabupaten dan kota, kebanyakan warga yang memeriksakan diri ke Puskesmas mengeluhkan batuk dan sesak nafas," ujar Muslim.

Bayi 4 Bulan Meninggal Diduga Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan, Dinas Kesehatan Beri Penjalasan Ini

 

Kabut asap tebal menyelimuti kota Palembang, akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi disejumlah wilayah Sumatera Selatan. Akibat kabut ini, kondisi udara di Palembang sempat masuk ke level berbahaya.
Kabut asap tebal menyelimuti kota Palembang, akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi disejumlah wilayah Sumatera Selatan. Akibat kabut ini, kondisi udara di Palembang sempat masuk ke level berbahaya. ((KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRA))

 

 Kabut Asap Tebal di Riau, Masyarakat Diimbau untuk Gunakan Masker dan Kurangi Aktivitas di Luar

Dan saat ini ada empat kabupaten dan kota yang warganya paling banyak menderita ISPA

Halaman
123
Tags:
Gubernur RiauRiauKabut AsapBencana kabut asap karhutlaKebakaran hutan dan lahan (karhutla)Kebakaran Hutan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved