Terkini Daerah

Kabut Asap Tebal di Riau, Kapten Kapal Terpaksa Menerka Arah dengan Jarak Pandang Hanya 200 Meter

Kabut asap yang tebal di Riau membuat aktivitas warga terganggu. Bahkan sekolah-sekolah di Kabupaten Siak, Riau hingga kini masih diliburkan.

Kabut Asap Tebal di Riau, Kapten Kapal Terpaksa Menerka Arah dengan Jarak Pandang Hanya 200 Meter
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Kabut asap tebal menyelimuti kawasan Sungai Siak, Kamis (12/9/2019). Jarak pandang para kapten kapal hanya mencapai 200 meter (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNWOW.COM - Kabut asap yang tebal di wilayah perairan Sungai Kampar, Pelalawan, Riau membuat aktivitas nelayan menjadi terganggu.

Kapten kapal nelayan terpaksa menerka arah kapal, karena adanya kabut asap yang tebal itu.

Kabut asap tersebut membuat jarak pandang kapten kapal menjadi menurun, dan hanya bisa melihat dengan jarak maksimal 200 meter.

Dikutip TribunWow.com dari TribunPekanbaru.com, Jumat (13/9/2019), para kapten kapal nelayan atau speedboat penumpang harus sangat berhati-hati dalam mengendalikan kapal.

"Kapten terpaksa meraba-raba kalau berlayar, karena asapnya sangat pekat di perairan," ungkap pengelola speedboat penumpang di Desa Pulau Muda Teluk Meranti, H Rusli, Kamis (12/9/2019).

Kabut asap itu cukup menganggu aktivitas penyebrangan di Sungai Kapar.

Kabut Asap Tebal di Riau, Masyarakat Diimbau untuk Gunakan Masker dan Kurangi Aktivitas di Luar

Warga biasa menggunakan tranportasi air, untuk menghubungkan desa-desa di Kecamatan Teluk Meranti dan Kuala Kampar.

Walau dengan kondisi kabut asap yang tebal, transportasi air di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau tetap berjalan dengan normal.

Tetapi, kabut asap tersebut membuat jarak tempuh mejadi lebih lama dari pada hari biasanya.

Hal itu dikarenakan kapten kapal harus mengurangi kecepatan, dengan jarak pandang yang hanya 200 meter.

"Pagi ini yang paling pekat asapnya dibanding kemarin-kemarin. Pastinya kita minta tetap berhati-hati," ucap H Rusli.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: AmirulNisa
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved