Kabar Tokoh
Hotman Paris Ucap Ia dari Pinggir Danau Toba lalu Berpesan ke Perantau, Melaney: Gue di Belakang Lo
Hotman Paris mengungkapkan pesan bagi para perantau. Hal itu diungkapkan Hotman Paris saat memimpin acara 'Hotman Paris Show' pada Kamis (12/9/2019).
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Hotman Paris mengungkapkan pesan bagi para perantau.
Dilansir oleh TribunWow.com, hal itu diungkapkan Hotman Paris saat memimpin acara 'Hotman Paris Show' pada Kamis (12/9/2019).
Di akhir acara 'Hotman Paris Show', Hotman Paris berpesan agar para perantau di luar daerah ibu kota percaya diri.
Hotman Paris menjelaskan dirinya, para presenter, dan bintang tamu lainnya bukan merupakan orang-orang dari DKI Jakarta.
"Para penonton semuanya lihat kami yang di depan ini semuanya adalah perantau," kata Hotman Paris.
Diketahui, Melaney Ricardo sebagai co-host berasal dari Sumatera Utara.
• Dengar Lenis Kogoya Keluar Masuk Istana, Hotman Paris Ungkap Kalimat Ini hingga Penonton Tertawa
Kemudian, assisten Hotman Paris berasal dari Aceh.
Sedangkan, dua bintang tamunya berasal dari Papua.
Pada malam itu, 'Hotman Paris Show' menghadirkan Staf Khusus Kepresidenan untuk Papua, Lenis Kogoya dan Anggota Pengawas Otsu Papua, Jimmy Damianus Ijie.
Hotman Paris sendiri berasal dari Sumatera Utara.
"Saya sudah jelas-jelas dari pinggir Danau Toba," kata Hotman Paris
"Gue di belakang lo lah jelas," ujar Melaney menimpali.

Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya, Anggota Pengawas Otsus Papua Jimmy Damianus Ijie, dan penyanyi Edo Kondologit menjadi bintang tamu di acara Hotman Paris Show, Kamis (12/9/2019). Pada acara tersebut Edo Kondologit menyampaikan harapan untuk adanya pembangunan SDM di Papua. (YouTube Hotman Paris Show)
• Disinggung Melaney Karier Bisa Berakhir, Hotman Paris Sempat Terdiam: Kenapa Lo Bilang Gue Mentok?
Kemudian, Hotman Paris menunjuk secara satu-persatu orang-orang yang berada di podium.
"Dari Aceh, Papua, Papua, Papua," ujar Hotman Paris.
Namun, saat menunjuk Melaney, Hotman Paris berceloteh dengan memanggil co-hostnya itu sebagai 'nenek'.