Terkini Nasional
Almarhum BJ Habibie Dapat Julukan Mr Crack, Ini Alasannya
Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) terkenal dengan kejeniusan dan kisah romantisnya. Temuannya sudah diakui oleh dunia, yakni Crack Progression.
Penulis: Rusintha Mahayu
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) terkenal dengan kejeniusan dan kisah romantisnya.
Pasalnya, temuan-temuan Presiden ketiga Republik Indonesia tersebut, sudah diakui oleh penjuru pelosok dunia.
• Jimly Asshiddiqie Kisahkan BJ Habibie saat Masih Mahasiswa di Jerman hingga Diminta Pulang Soeharto
BJ Habibie juga merupakan satu di antara anak bangsa yang mengharumkan nama Indonesia ke internasional.
Pesawat terbang dan industri teknologi canggih, dua hal yang sangat melekat pada sosok BJ Habibie ini.
Diketahui, ia merupakan pelopor teknologi dirgantara di tanah air bahkan di kancah dunia.
Hal tersebut membuatnya dijuluki 'Bapak Teknologi'.
Selain kiprahnya di dalam negeri, BJ Habibie juga sangat disegani di luar negeri.
• Najwa Shihab Kenang Wawancara dengan BJ Habibie yang Kisahkan Pengalaman Dekati Ainun dalam 3 Bulan
Mendapat sebutan Mr Crack
Kejeniusan BJ Habibie terbukti ketika ia menciptakan sebuah teori mengenai keretakan sayap pesawat.
Hal tersebut dijelaskan dalam keterangan unggahan akun Instagram, @pesawatr80, pada Senin (9/9/2019) .
Dijelaskan, Crack Progression Theory merupakan teori untuk menghitung keretakan sayap pada pesawat terbang.
Pada dunia ilmu pengetahuan dan teknologi, para ahli mengenalnya dengan Teori Habibie, Faktor Habibie, dan Fungsi Habibie.
Dijelaskan, untuk mengantisipasi keretakan konstruksi, dapat dilakukan dengan cara meningkatkan faktor keselamatannya (SF).
Dengan cara meningkatkan kekuatan bahan konstruksi jauh di atas angka kabutuhan teoritisnya.
Akibatnya, material yang diperlukan lebih berat.
• Sosok Anak Kedua BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie yang Curi Perhatian, Ini Biodatanya
• Kenang BJ Habibie, Anies Baswedan: Orang Mengkritik, Mencaci, Dibiarkan, Dijawab Pakai Senyum
Dalam keterangan unggahan disebutkan untuk pesawat bisa terbang, diperlukan material aluminium dikombinasikan dengan baja.
Setelah titik keretakan sayap pesawat bisa dihitung, maka derajat SF bisa diturunkan.
Dengan mengurangi porsi baja, dan aluminium yang makin dominan dalam pesawat, maka badan pesawat menjadi lebih ringan.
Hal inilah yang disebut dengan Faktor Habibie.
Kelebihan dari Faktor Habibie yakni, bisa meringankan bobot pesawat tanpa berat penumpang dan bahan bakar.
Dengan menyusupkan material komposit ke dalam tubuh pesawat, bisa meringankan hingga 10 persen dari bobot sebelumnya, bahkan angka penurunan mencapai 25 persen.
• Warga Jakarta Hormat dan Lambaikan Tangan saat Mobil Jenazah BJ Habibie Melintas
Tak hanya itu, Faktor habibie ternyata juga berperan penting dalam pengembangan teknologi dari penggabungan per bagian kerangka pesawat.
Sehingga, sambungan badan pesawat yang silinder, dengan sisi sayap yang oval, mampu menahan tekanan udara saat pesawat lepas landas.
Begitu juga pada sambungan badan pesawat dengan landing gear yang jauh lebih kokoh.
Sehingga, mampu menahan beban saat pesawat mendarat.
Hal tersebut membuat BJ Habibie mendapat sebutan sebagai 'Mr Crack', yang berperan penting dalam keselamatan transportasi penerbangan.
• Cerita Penggali Makam di TMP Kalibata: Habibie Tidak Pernah Absen Setiap Jumat Ziarah ke Makam Ainun
Pesawat R80 inisiasi BJ Habibie
Presiden ketiga RI, BJ Habibie memiliki cita-cita untuk menyatukan bangsa ini dari Sabang sampai Merauke.
Untuk menyatukan bangsa, ia menciptakan sebuah pesawat terbang untuk menghubungkan negara kepulauan ini.
Tentunya dengan hasil karya anak bangsa itu sendiri.
Pesawat R80 digadang-gadang sebagai terobosan pesawat yang jauh lebih ekonomis.
Baik dari segi harga, biaya perawatan, dan juga bahan bakarnya.
• BJ Habibie Menangis saat Dibisiki Quraish Shihab sebelum Wafat, Najwa Shihab: Amblas Hati Saya
Hal itu terdapat pada keterangan unggahan akun Instagram resmi pesawat R80, @pesawatr80, pada (4/5/2019).
BJ Habibie bahkan menjamin pesawat R80 ini nantinya akan lebih cepat dan lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar, dibandingkan dengan Airbus atau Boeing.
Pasalnya, BJ Habibie merancang R80 dengan perbandingan antara angin dingin yang dihasilkan dari udara badan pesawat, dengan angin yang dikeluarkan pada mesin di belakang pesawat lebih tinggi.
Dijelaskan, bahwa pesawat R80 memiliki desain yang modern dan terjamin keamanannya.
Kelebihan lain dari pesawat ini yakni, dilengkapi dnegan teknologi fly by wire atau sebuah sistem kendali yang menggunakan sinyal elektronik dalam memberikan perintah.
Tak hanya itu, R80 juga dilengkapi dengan teknologi yang mampu meminimalisir suara bising yang dihasilkan oleh baling-baling pada setiap sayap pesawat.
• Pimpin Pemakaman BJ Habibie, Jokowi: Beliau Sudah Berpikir untuk Indonesia 100 Tahun ke Depan
Penghargaan atas prestasi BJ Habibie
Dunia penerbangan sangat melekat pada diri BJ Habibie.
Hal itu membuatnya memiliki banyak penghargaan atas prestasinya.
Hal tersebut terdapat pada keterangan unggahan akun Instagram resmi @pesawatr80, pada (22/8/2019).
BJ Habibie merupakan penggagas rancangan awal pesawat prototipe DO-31.
Namun, pesawat tersebut kemudiaan dibeli oleh NASA.
Ia juga memiliki 46 hak paten di bidang aeronautika.
• Upacara Pemakaman BJ Habibie di TMP Kalibata Dipimpin Jokowi
Pada tahun 1992, BJ Habibie meraih Von Karman Award setelah hak patennya digunakan oleh perusahaan pembuat pesawat untuk memproduksi pesawat buatan perusahaan tersebut.
BJ Habibie satu-satunya orang Asia yang meraih Edward Warner Award dari International Civil Aviation Organization (ICAO), yakni penghargaan atas kontribusi pada penerbangan sipil.
Tak hanya itu, ia mendapat julukan Mr Crack karena keahliannya menghitung crack propagation on random sampai ke atom-atom pada pesawat terbang.
(TribunWow.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/bj-habibie-muda.jpg)