Bocah Korban Bully Meninggal Dunia
Sebelum FA Tewas Di-Bully, Ibunya Ungkap Ada yang Terjadi pada Tubuh Anaknya hingga Ditolak 2 RS
Sri Ani Lestari (38), ibu FA (6), bocah korban bully yang meninggal dunia mengaku ada sejumlah keadaan yang terjadi pada anaknya hingga ditolak RS.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Ya sudah karena ditolakin semua, saya langsung bawa ke Rumah Sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur," katanya.
video yang memperlihatkan FA meringis kesakitan dan menyebut nama I sebagai pelaku. (FB Yuni Rusmini)
Di sana, FA diperiksa dan kondisinya membuat bingung tiga dokter.
Dugaan awal, FA terjangkit tetanus, namun tak ada luka di tubuh bocah malang tersebut.
"Prediksi awal anak saya mengidap penyakit tetanus, tapi ketika diperiksa tidak ada luka atau goresan di tubuh anak saya. Maka langsung lakukanlah rontgen, tapi 3 dokter tidak mengetahui penyakit apa yang diderita anak saya, soalnya anak saya kejang kayak tetanus tapi tidak ada luka di tubuhnya," ujar Ani, Senin (9/9/2019).
Ternyata seusai diperiksa, FA kejang-kejang lantaran lidah FA telah tergigit dan kondisinya kritis.
Saat akan dipakaikan selang, FA menghembuskan napas terakhirnya, pada pukul 12.00 WIB, Jumat (30/9/2019).
"Setelah diketahui dan anak saya dalam kondisi kritis, saat mau pakai selang untuk paru-paru anak saya sudah tidak ada," ucap dia.
• Ucapan Ibu Bocah yang Tewas Dibully pada Orangtua Terduga Pelaku Membuat Mereka Terdiam
Sedangkan di hari pemukulan, Ani tak memiliki kecurigaan karena FA sempat menuturkan tak sakit pada tubuhnya.
Ia saat itu juga melihat FA bermain dengan rekannya IB, siswa kelas 3 SD.
"Ketika saya tanya,'Dek sakit enggak?' Anak saya menjawab 'Enggak, mah'. Karena anak saya menjawab kayak gitu dan tidak kelihatan ada luka, saya tidak menegur anak itu (inisial IB) dan saya tidak memperpanjang permasalahan tersebut karena tidak ingin ribut dengan tetangga," ucap Ani.
Komunikasi kepada Keluarga IB
Sedangkan Ani meyakini, kondisi anaknya karena perilaku IB.
FA saat terbaring sakit juga sempat menyebutkan bahwa IB yang melakukan pemukulan.
Meski begitu, Ani menyebut keluarga IB hingga kini, Selasa (10/9/2091), tak memiliki niat baik bahkan sekadar menghubunginya.
"Video ini sudah viral kan, apalagi mereka tahu nomor saya, harusnya telepon lah ada itikad baiknya gitu," ujar Ani, dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.com, Selasa (10/9/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/bocah-6-tahun-di-bekasi-fa-meninggal-dunia-setelah-mendapat-pem-bully-an.jpg)