Terkini Daerah

31 Wanita Tertipu Lowongan Kerja di Medsos, Ternyata 'Dijual' Jadi PSK di Karimun

Sebanyak 31 wanita asal Bandung menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Tanjungbalai Karimun. Segini tarif mereka.

31 Wanita Tertipu Lowongan Kerja di Medsos, Ternyata 'Dijual' Jadi PSK di Karimun
news24.com
Ilustrasi prostitusi atau PSK. 

TRIBUNWOW.COM - Sebanyak 31 wanita asal Bandung tidak pernah mengira kalau mereka akan menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Tanjungbalai Karimun.

Para wanita ini awalnya merantau ke Karimun berniat untuk merubah nasibnya untuk menjadi lebih baik lagi.

Merekapun mencoba mencari informasi pekerjaan atau lowongan kerja melalu media online.

Ibu Fatir Akui Sempat Telepon Orang Tua yang Bully Anaknya: Merasa Bukan Cuma Anaknya yang Mukuli

Seperti Aplikasi Beetalk, Line dan Facebook.

Bahkan dalam keterangan tersebut, para pelaku kejahatan ini ternyata juga menyantumkan no HP WA milik mereka.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga mengatakan, Para Korban dijanjikan lowongan pekerjaan sebagai LC atau pemandu lagu dan terapis SPA.

Namun dipekerjakan sebagai Pekerja Seks Komersial dan ditampung oleh tersangka Akui alias Awi di komplek Villa Garden 58A Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun.

Eksploitasi yang dialami oleh korban adalah eksploitasi ekonomi dan eksploitasi seksual, untuk Eksploitasi Ekonomi sendiri korban dijadikan sebagai Pekerja Seks Komersial dengan harga satu kali bookingan dari Rp. 600.000 hingga Rp. 2.000.0000 dengan sistem bagi hasil yaitu 50 persen untuk korban dan 50 persen untuk pengelola dan Hasil dari pekerjaan sebagai PSK tersebut akan diberikan setiap enam bulan sekali.

Kronologi Pria Tewas Dikeroyok di Dairi, Goda Wanita di Kedai hingga Ancam Gunakan Senapan Angin

Sedangkan untuk Eksploitasi seksual adalah tersangka Akui als papi AWI mempekerjakan korban sebagai pekerja seks komersial dengan cara korban di booking oleh tamu ke hotel.

"Mereka juga bisa dibawa alias di boking untukke hotel dengan tarif yang sudah di setujui antara pelanggan dengan mucikarinya," sambung Erlangga.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: Tribun Batam
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved