Terkini Daerah
Pencuri Sapi di Kalsel Baku Tembak dengan Polisi, 1 Aparat Kritis, 1 Anak Kecil Alami Luka di Kepala
Brigadir Edi Ruvi Susanto, aparat Polsek Panyipatan, Polres Tanah Laut, dikabarkan kritis setelah pungung kirinya ditembak oleh pencuri sapi
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Brigadir Edi Ruvi Susanto, aparat Polsek Panyipatan, Polres Tanah Laut, dikabarkan kritis setelah punggung kirinya ditembak oleh pencuri sapi.
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Minggu (8/9/2019), Edi sempat terlibat baku tembak dengan pencuri sapi di Desa Batu Tungku, Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel, Sabtu (7/8/2019).
Selain Edi, seorang anak yang berada di dalam mobil pencuri sapi juga mengalami luka tembak pada bagian kepala.
Peristiwa baku tembak itu bermula ketika polisi akan melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian sapi.
Tim yang terdiri atas anggota polisi Polres Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, dibantu oleh Polres Tanah Laut, awalnya membuntuti mobil yang dikendarai pelaku.
• Berawal dari Razia di Jalan, Bandar Narkoba Ini Kejar-kejaran dengan Polisi hingga Tewas Tertembak
Kapolres Tanah Laut, AKBP Sentot Adi menyebutkan, pelaku saat itu mengetahui dirinya diikuti oleh mobil polisi.
Sentot mengungkapkan, pelaku bahkan sempat melawan dengan menabrakkan mobil yang dikendarainya pada mobil polisi yang menghadang.
Melihat perlawanan pelaku, anggota kepolisian langsung turun dari mobil dan terjadilah baku tembak.
"Mobilnya dihadang anggota, rupanya si tersangka ini melawan, jadi dia menabrakkan mobil itu ke mobil anggota, kemudian anggota turun, terjadilah baku tembak," kata Sentot.
Sentot mengungkapkan, pelaku bahkan sempat melarikan diri dengan mengendarai mobil.
Namun, ban mobil pelaku pecah setelah ditembak polisi.
Pelaku lantas meninggalkan mobil tersebut dipinggir jalan dan melarikan diri ke kebun karet.
"Saat melarikan diri itu, polisi sempat mengejar, ketemu mobilnya tapi tersangka sudah lari masuk ke dalam hutan," lanjut Sentot.
Polisi lantas melakukan penggeledahan terhadap mobil pelaku.
Dalam mobil pelaku terdapat 3 orang penumpang, yakni 2 orang anak kecil dan 1 orangtua.