Breaking News:

Terkini Daerah

VONIS Kasus Audrey Diwarnai Cekcok Keluarga, Ini Hukuman untuk Para Pelaku

Suasana di Pengadilan Negeri Pontianak memanas setelah sidang pembacaan putusan perkara Audrey Siswi SMP yang dianiaya oleh beberapa siswi SMA.

Editor: Lailatun Niqmah
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi kasus pengeroyokan terhdap Audrey siswi SMP di Pontianak yang viral. 

Ia juga meminta penanganannya harus bijaksana dan berjalan di koridor undang-undang yang sesuai, mengingat para pelaku dan korban masih di bawah umur.

Presiden RI menilai saat ini Indonesia sedang menghadapi masalah perubahan pola interaksi sosial antarmasyarakat melalui media sosial.

"Kita sedang dalam masa transisi pola interaksi sosial itu, hendaknya lebih berhati-hati," katanya, Rabu (10/4/2019).

Ia benar-benar berharap agar orang tua, guru, dan masyarakat turut bersama-sama merespons setiap perubahan-perubahan yang ada, mengawasi betul anak-anak, serta meluruskan hal-hal yang tidak benar.

Kerja Tambahan untuk Belikan Sepatu Anak, Iwan Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Usulan revisi terhadap regulasi yang berkaitan dengan anak-anak itu satu hal, tapi yang paling penting lagi adalah budaya Indonesia, etika, norma-norma, dan nilai agama.

"Semua tidak memperbolehkan adanya perundungan, apalagi penganiayaan fisik," tegasnya.

Berikut kutipan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo:

"Saya telah mendengar tentang peristiwa yang menimpa seorang anak kita, siswi SMP di Pontianak, Kalimantan Barat, yang dikabarkan menjadi korban perundungan beberapa anak lain.

Kita semua sedih dan marah dengan kejadian ini.

Saya telah meminta Kepala Kepolisian RI untuk bertindak tegas menangani kasus ini.

Penanganannya harus bijaksana dan berjalan di koridor undang-undang yang sesuai, mengingat para pelaku dan korban masih di bawah umur.

Yang pasti adalah, kita sedang menghadapi masalah perubahan pola interaksi sosial antarmasyarakat melalui media sosial.

Kita sedang dalam masa transisi pola interaksi sosial itu, hendaknya lebih berhati-hati.

Saya benar-benar berharap agar orang tua, guru, dan masyarakat turut bersama-sama merespons setiap perubahan-perubahan yang ada, mengawasi betul anak-anak kita, serta meluruskan hal-hal yang tidak benar.

Usulan revisi terhadap regulasi yang berkaitan dengan anak-anak itu satu hal, tapi yang paling penting lagi adalah budaya kita, etika kita, norma-norma kita, nilai agama kita, semua tidak memperbolehkan adanya perundungan, apalagi penganiayaan fisik,". (TribunPontianak/Ferryanto)

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul VONIS Kasus Audrey Sempat Memanas di Luar Ruang Sidang! Audrey Nangis Peluk Orangtuanya Seusai Vonis

WOW TODAY:

Halaman 2/2
Tags:
AudreyKasus PenganiayaanKasus BullyingBerita Viral
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved