Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang
Disundul dari Belakang, Korban Kecelakaan Beruntun Bagaikan di Film Fast and Furious: Saya Pasrah
Seorang korban selamat kecelakaan beruntun Tol Cipularang KM 91+200 memberikan kesaksiannya. Ia mengaku mobilnya terbang seperti Film Fast and Furious
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Seorang korban selamat kecelakaan beruntun Tol Cipularang KM 91+200 memberikan kesaksiannya.
Korban selamat kecelakaan beruntun itu yakni Dwi Resa (38), warga DKI Jakarta.
Pada saat kecelakaan beruntun itu terjadi, ia mengendarai mobil Xenia berplat nomor H 8670 KY, dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.com, Senin (2/9/2019).
Dwi mengakui mobilnya ditabrak dari arah belakang hingga terbang.
"Katanya mobil saya terbang, kaya di film Fast and Furious, Pak," ujar Dwi.
Ia hanya bisa pasrah saat menyadari mobilnya terlibat kecelakaan.
"Seketika saat saya ditabrak dari belakang, saya sudah tidak sadarkan diri. Mobil saya loss, setir saya loss kan. Saya pasrah," paparnya Dwi.
• 3 Kesaksian Korban Kecelakaan Beruntun, Mobilnya Terbang ke Jurang hingga Kecemasan Supir Rem Blong
Dirinya yang terbaring di UGD Rumah Sakit Siloam mengatakan, sesaat setelah mobilnya mendarat ke tanah ia langsung menendang pintu.
"Saya sudah pasrah. Ternyata mata saya masih bisa terbuka, saya langsung tendang pintu mobil dan langsung keluar. Kepala saya berdarah, saya dibantu pekerja proyek. Setelah itu saya video call sama istri, memberi kabar saya selamat," ujarnya.
Ia mengaku bersyukur dapat selamat meski mobilnya hancur seluruhnya.
"Saya bersyukur saya bisa selamat. Mobil hancur semua, mungkin nabrak pembatas jalan. Saat mobil terbang, saya tidak ingat dan saat jatuh pun mobilnya, saya juga tidak ingat," ujar Dwi Resa.
Sedangkan seorang saksi mata lain, Eris (35) melihat detik-detik mobil Xenia milik Dwi terbang.
"Saya lihat persis itu mobil tiba-tiba membanting ke kiri, menabrak pembatas jalan dan terbang pak," kata Eris yang merupakan pekerja proyek PT Jasa Marga.

Kesaksian Supir Dump Truck
Sebelumnya, seorang pengemudi dump truck pengangkut pasir, Subana turut memberikan kesaksian, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Selasa (3/9/2019).
Dump truck Subana menjadi satu di antara puluhan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Ia mengaku saat itu ada rekannya, Dedi yang juga sedang mengendarai jenis truk yang sama.
Saat sedang menyetir, rekannya menyalip.
Berselang 3 menit, ia mendapatkan panggilan dari rekannya tersebut.
Ternyata rekannya mengabarkan rem truknya blong.
"Terus sekitar tiga menitan dia ngebel (melepon) saya. 'Mas Bana, rem saya blong'," kata Subana menirukan perkataan temannya kepada wartawan di RS MH Thamrin Purwakarta.
• Fakta Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Kronologi Kejadian hingga Kesaksian Korban Selamat
Subana yang khawatir meminta temannya untuk berdoa agar truk yang dikendarai bisa berhenti.
"Teman saya ambil kanan terus, karena di lajur kiri banyak truk yang berjalan lambat. Sementara di lajur kanan banyak kendaraaan yang melaju dengan cepat," katanya.
Subana segera menyusul rekannya, akan tetapi, dump truck yang dikendarai rekannya sudah terguling.
Ia juga tak bisa menghindarai kecelakaan tersebut hingga mengalami luka dan dirawat di RS Thamrin Purwakarta.
"Setelah itu mobil depan saya pada tabrakan semua. Saya lihat sekilas truk Pak Dedi terguling, pasir tumpah semua. Saya juga menabrak mobil di depan saya," lanjut dia, dikutip TribunWow.com dari Tribun Jabar pada Senin (2/9/2019).
Ia mencoba mengerem namun tak bisa menghindar.
"Akhirnya saya menabrak mobil kecil di depan saya. Karena saya takut makin parah, saya banting truk saya ke kiri dan akhirnya nyangkut di jurang, kaca depan saya pecah semua," jelas Subana.
"Sopir truknya meninggal, Pak. Tadi saya lihat ke ruang jenazah," ungkap Mani, istri Subana menambahkan.
Kronologi Kecelakaan
Menurut penuturan Dirgakkum Korlantas Mabes Polri Brigjen Pol Pujiyono Dulrachman, awalnya hanya terjadi kecelakaan tunggal dump truck yang terguling, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (2/9/2019).
Kemudian di belakang dump truck tersebut, ada empat kendaraan menunggu truk yang sedang dievakuasi.
Dan di belakang empat kendaraan yang mengantre tersebut ada satu dump truck bermuatan tanah lagi yang mengalami rem blong.
Akibat rem blong, pengemudi kehilangan kendali dan menabrak empat kendaraan di depannya yang sedang menunggu dump truck yang terguling untuk dievakuasi.
• Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Jasa Raharja Tanggung Biaya Perawatan Luka Berat Rp 20 Juta
Namun diduga karena tidak bisa menjaga jarak aman, 15 kendaraan di belakang dump truck yang mengalami rem blong tersebut juga ikut terlibat dalam kecelakaan ini.
Dari 15 kendaraan yang mengalami kecelakaan beruntun, empat kendaraan bahkan terbakar.
"Dump truck bermuatan tanah itu menabrak empat kendaraan yang tengah mengantre," kata Brigjen Pol Pujiyono Dulrachman, Senin (2/9/2019).
(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah/ Maria)
WOW TODAY