Seleksi Pimpinan KPK
Tolak Undangan Mata Najwa, Capim KPK Irjen Pol Antam: Ini Saya Terangkan, Ngapain Datang?
Terdapat beberapa Calon Pimpinan (Capim) KPK mendapat pro kontra di masyarakat. Satu di antara capim yang menuai kontroversi, yakni Irjen Pol Antam.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Terdapat beberapa Calon Pimpinan (Capim) KPK mendapat pro kontra di masyarakat.
Satu di antara capim yang menuai kontroversi, yakni Irjen Pol Antam Novambar.
Irjen Pol Antam diduga mengintimidasi Direktur Penyidikan dalam kasus rekening gendut Polri 2015 silam.
Antam membantah kabar tersebut saat wawancara dan uji publik Capim KPK di Gedung Sekretariat Negara pada Selasa (27/8/2019) yang diunggah melalui YouTube Mata Najwa, Rabu (28/7/2019).
"Saya tidak pernah meneror Kombes Endang Tarsa (mantan Direktur Penyidik KPK) saya sampaikan kejadian sebenarnya. Ada saksinya saya bawa," ungkap Antam.
• Capim KPK Ucap Nama Jokowi Berkali-kali, Roby Arya: Kalau Tak Didukung Presiden, Saya Tak Bisa Kerja
Kemudian Antam membeberkan kronologi kejadian sebelum dirinya disebut melakukan intimidasi.
"Pada saat itu kejadian Pak Budi Gunawan saya tahu Pak Budi Gunawan ini dizolimi karena saya orang hukum, dipaksakan untuk menjadi tersangka."
"Pada saat itu saya mendengar KPK ada adik-adiknya di sana menyampaikan Endang Tarsa ingin bertemu dengan saya untuk menyampaikan beberapa hal yang menguntungkan di persidangan KPK tentang Pak Budi Gunawan," jelas Antam.
Diketahui Budi Gunawan merupakan satu-satunya calon tunggal Kapolri pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tak lulus KPK karena diduga memiliki rekening gendut.
Kala itu, Antam mengatakan Endang Tarsa ingin mengungkap kasus Budi Gunawan sesungguhnya.
"Wah saya semangat betul, Kolonel yang ngomong, Kombes Endang Tarsa ingin menyampaikan karena dia sebagai Direktur."
"Direktur Penyidikan mau menyampaikan bahwasanya kalau ada kesalahan yang sengaja dibuat," paparnya.
• Bertugas Dekat Jokowi, Di Mata Najwa Capim KPK Roby Arya Akui Punya Chemistry dengan Presiden
Kemudian, Antam mengakui kalau dirinya memiliki gaya bicara yang khas.
Namun, hal itu bukan bermaksud mengintimidasi.
Malahan menurutnya, pertemuan dengan Endang Tarsa berjalan hangat.