Tips dan Trik
Perlu Hati-hati, Berikut 10 Tips Menghindari Terjadinya Kebocoran Data Pribadi
Setidaknya ada 10 hal yang harus diperhatikan oleh setiap orang untuk mencegah terjadinya kebocoran data pribadi.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Beredar kabar tentang adanya kasus jual beli data pribadi.
Data pribadi memang sudah menjadi hal yang sangat riskan, terlebih sejak teknologi finansial (tekfin/fintech) makin marak bermunculan dengan berbagai cluster-nya.
Karena itu, perlindungan terhadap data pribadi pun menjadi perhatian serius.
• Lirik, Terjemahan, serta Chord Gitar Lagu You - Ten 2 Five, Cocok untuk Pasangan yang Dikhianati
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bahkan sampai membuat Peraturan Menteri (Permen) dan Rancangan Undang-Undang (RUU) khusus untuk melindungi data pribadi.
Meski demikian, dikutip dari Kompas.com, Rabu (28/8/2019), SPV Financial Products Traveloka, Alvin Kumarga mengatakan bahwa perlindungan data pribadi yang paling utama sebenarnya dimulai dari diri sendiri.
Setidaknya ada 10 hal yang harus diperhatikan oleh setiap orang untuk mencegah terjadinya kebocoran data pribadi.
1. Hati-hati terhadap upaya phishing
Alvin mengatakan, jangan terburu-buru membuka tautan yang Anda terima, baik di laman media sosial maupun di email Anda.
“Banyak pihak yang tidak bertanggung jawab mengambil data pribadi dari situs maupun tautan yang tidak jelas seperti itu. Jadi pastikan sumber tautan tersebut dari institusi resmi sebelum membukanya,” kata Alvin Kumarga di Jakarta, Selasa (27/8/2019).
• Tips Stalking Gebetan atau Mantan dengan Aman di Instagram, Dijamin Bebas Lihat Foto-fotonya
2. Gunakan password berbeda di setiap akun
Gunakan PIN atau password yang berbeda di setiap akun yang Anda miliki.
Ada baiknya, jangan gunakan username dan password yang sama di semua aplikasi.
“Kalau sama nanti satu kebobolan, semua kebobolan. Jadi jangan samakan. Anda juga bisa memanfaatkan fitur password yang di-encript sehingga lebih aman,” ujar Alvin.
Tak hanya itu, Alvin menjelaskan PIN atau password ini pun harus terdiri dari angka, tanda baca, dan huruf.
Jangka pernah lupa juga untuk mengganti password secara berkala dan tidak pernah memberitahukannya ke orang lain.