Breaking News:

Kabinet Jokowi

PSI Tak Ajukan Nama Menteri Muda ke Jokowi, Dara Nasuiton: Kami Cukup Tahu Diri

Dara Nasution mengungkapkan pendapatnya tentang kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan memilih menteri muda dalam jajaran kabinet.

Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV
Politisi PSI, Dara Nasution. 

TRIBUNWOW.COM - Politisi Partai Serikat Indonesia (PSI) Dara Nasution mengungkapkan pendapatnya tentang kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan memilih menteri muda dalam jajaran kabinet tahun 2019-2024.

Dikutip TribunWow.com dari acara 'SAPA INDONESIA MALAM' kanal YouTube KOMPASTV, Minggu (18/8/2019), Dara Nasution menyampaikan bahwa PSI menyerahkan sepenuhnya kepada presiden mengenai menteri muda yang akan dipilih.

Dara Nasution memahami bahwa itu merupakan hak prerogatif presiden.

"Kami di PSI percaya bahwa siapa yang jadi mneteri adalah hak prerogatif presiden," ucap Dara.

Tanggapi Kerusuhan Papua, Jokowi: Bisa Saja Ada yang Membonceng atau Penumpang Gelap

Dara mengungkapkan, PSI sama sekali tak mengajukan nama menteri kepada Jokowi.

"Kita sama sekali tidak mengajukan nama kecuali memang Pak Jokowi yang minta dan itu sampai saat ini belum ada gitu," ungkap Dara.

Menurut Dara, Presiden lah yang paling mengetahui kebutuhan kabinet seperti apa.

Sehingga ia mengaku PSI sama sekali tidak mengajukan nama yang dapat dipilih menjadi menteri muda Jokowi.

"Karena kita merasa bahwa yang paling tahu postur kabinet, kebutuhannya seprti apa ya Pak Jokowi," kata dia.

Dara melanjutkan bahwa sampai saat ini Jokowi juga tidak mendelegasikan hak preogatif tersebut pada PSI.

"Beliau juga belum mendelegasikan kita kan untuk hak prerogatif itu," ungkapnya.

Lebih lanjut Dara menyebut PSI cukup tahu diri dengan tidak melanggar batas-batas prerogatif yang sudah ditentukan.

Politisi PSI, Dara Nasution
Politisi PSI, Dara Nasution (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)

 

Unggahan Kedua Jokowi soal Kerusuhan Papua, Sebut Sudah Minta Maaf hingga Undang Tokoh ke Istana

"Jadi kita menyerahkan saja dan kami di PSI kami cukup tahu diri, tahu ukuran baju kami tidak masuk parlemen ya sudah," kata dia.

Mendengar pernyataan tersebut, Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik LIPI menyebutkan bahwa seharusnya Jokowi memilih menteri yang cocok untuk melakukan tugas eksekutif.

"Pak Jokowi yang tidak membuat terobosan yang tidak basa-basi, jadi terobosan yang betul-betul mengambil sosok yang cocok di eksekutif," ucapnya.

Halaman 1/2
Tags:
Kabinet JokowiPartai Solidaritas Indonesia (PSI)Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved