Terkini Daerah

Kronologi Cekcok di Tempat Dugem, Kasatpol PP Diancam Ditembak Kabid BNNP Riau saat Razia

Kronologi cekcok di tempat dugem di Pekanbaru, Kasatpol PP Pekanbaru saat razia jam operasional malah diancam ditembak dan dihina Kabid BNN Riau.

Kronologi Cekcok di Tempat Dugem, Kasatpol PP Diancam Ditembak Kabid BNNP Riau saat Razia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Terjadi cekcok antara Kasatpol PP Pekanbaru, Agus Pramono dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, Kombes Pol Iwan Eka Putra di tempat hiburan malam Grand Dragon, Jalan Kuantan Raya, Pekanbaru, Riau, Jumat (23/8/2019) dini hari. 

TRIBUNWOW.COM - Terjadi cekcok antara Kasatpol PP Pekanbaru, Agus Pramono dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, Kombes Pol Iwan Eka Putra di tempat hiburan malam Grand Dragon, Jalan Kuantan Raya, Pekanbaru, Riau, Jumat (23/8/2019) dini hari.

Dikutip TribunWow.com dari TribunPekanbaru.com, Sabtu (24/8/2019), saat itu Agus sedang melaksanakan giat razia jam operasional tempat hiburan malam.

Satu di antaranya adalah Grand Dragon tempat di mana Iwan sedang dalam penyamaran atau undercover sebagai BNN.

Agus mendatangi tempat dugem itu lantaran masih beroperasi hingga dini hari dan berniat akan memperingatkan pengelola untuk segera tutup.

Agus yang tidak mengenal Iwan sempat bertanya kepada Iwan tentang jam operasional.

Kronologi Tewasnya TNI Lettu Inf Angga Pradipta, padahal Undangan Nikah Akhir Agustus Sudah Disebar

Iwan yang kemudian tahu Agus sedang razia pun balik mempertanyakan kegiatan razia yang dilakukan Agus.

"Dia sempat melontarkan bahwa penertiban ini tidak ada gunanya. Bahkan menanyakan kompetensi kami saat razia," ujar Agus, Jumat (23/8/2019).

Lantaran salah paham, keduanya pun sempat adu mulut hingga Iwan disebut menghina mengancam akan menembak Agus.

Agus pun langsung memerintahkan personelnya untuk mengamankan Iwan.

Agus menyarankan agar ke depannya tak kembali terjadi salah paham, harusnya BNNP Riau bekerjasama dengan Satpol PP.

"Ini sangat tidak diterima ulahnya, BNNP seharusnya bekerjsama dalam pemberantasan narkoba," tegas Agus.

2 Anak Kandung Diperkosa Ayah Selama 9 Tahun, PNS di Ambon Alami Depresi hingga Bolak-balik Masuk RS

Kini Agus menanti sikap dari BNNP Riau terkait insiden salah paham tersebut.

"Kita lihat nanti, sesama aparat harus menghormati. Menghargai lebih baik dengan selesaikan secara baik-baik," ujar Agus.

Sementara itu, Iwan yang dikonfirmasi pada Jumat pagi menyebut insiden itu hanya kesalahpahaman saja.

Iwan menegaskan dirinya sedang dalam penyamaran untuk menyelidiki kasus narkoba.

"Itu hanya miskomunikasi saja, saya sedang dalam kegiatan undercover. Sementara pihak Satpol PP pun ternyata juga ada di situ," ucap Iwan.

Mantan Bupati Garut Terjaring Razia saat Berduaan di Hotel dengan Wanita Muda, Ternyata Istri Sah

Iwan mengaku sudah sejak dua hari melakukan penyamaran di tempat dugem tersebut.

"Bahkan sejak dua hari lalu saya memang sedang mematangkan kegiatan saya, begitu," sambung Iwan.

Kepala BNNP Riau Brigjen Pol Untung melalui Penyidik Madya BNNP Riau AKBP Haldun juga menyebut peristiwa itu hanya salah paham.

"Dari kita BNNP Riau memang ada target juga di sana. Satpol PP juga ada kegiatan, saling nggak kenal beliau. Terjadilah miskomunikasi," terang Haldun.

Haldun menegaskan saat ini masalah itu sudah diselesaikan secara baik-baik.

"Sudah clear, tidak ada masalah lagi," pungkasnya.

(TribunWow.com/Ifa Nabila)

WOW TODAY:

Ikuti kami di
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved