Terkini Nasional

Kemendagri Angkat Bicara soal Bekasi Ingin Gabung dengan Provinsi DKI Jakarta

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) angkat bicara mengenai keinginan bergabungnya Bekasi ke Jakarta dan pembentukan Provinsi Bogor Raya.

Kemendagri Angkat Bicara soal Bekasi Ingin Gabung dengan Provinsi DKI Jakarta
tribunjakarta.com/tribunmanado.com
Kota Bekasi dan Kota Jakarta 

TRIBUNWOW.COM - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) angkat bicara mengenai keinginan bergabungnya Bekasi ke Jakarta dan pembentukan Provinsi Bogor Raya.

Walaupun tidak menyinggung daerah tersebut secara langsung menyebut langsung, Kemendagri menyatakan bahwa kebijakan pemerintah sejak 2014 hingga saat ini terkait pemekaran dan penggabungan wilayah adalah moratorium, dikutip TribunWow.com dari kompas.com, Kamis (22/8/2019). 

"Artinya tidak ada pemekaran dan tidak ada penggabungan daerah. Sampai kapan, sampai batas waktu yang tidak ditentukan," ujar Kepala Pusat Penerangan, Kemendagri Bahtiar di kantornya pada Rabu (21/8/2019).

Menurut Bahtiar, keputusan tersebut diambil dari pertimbangan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah yang diketuai oleh Wakil Presiden dan sekretaris Menteri Dalam Negeri.

Jokowi Sebut Lokasi Ibu Kota Baru Belum Ditentukan: Masih Nunggu Kajian

Selain itu keputusan juga ditambah dari unsur pemerintah daerah, dari asosiasi Bupati, asosiasi Gubernur, dan asosiasi Wali Kota.

Diketahui juga sejak tahun 2014 sudah ada 315 daerah yang mengajukan pemekaran kepada Kemendagri.

"Tapi sebagai ide dan aspirasi masyarakat, gagasan, toh enggak dilarang. Orang berpendapat kan," jelas Bahtiar.

Tetapi posisi pemerintah hari ini untuk pemekaran daerah maupun penggabungan daerah itu moratorium," lanjutnya.

Hari Ini Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Divonis, Ini Fakta Kasus Lengkapnya

 

Kapuspen Kemendagri, Bahtiar
Kapuspen Kemendagri, Bahtiar (Dok. Kemendagri/Kompas.com)


Kabar Kota Bekasi ingin bergabung ke Jakarta dimulai dari usulan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Rahmat Effendi mengusulkan Bekasi menjadi bagian Jakarta dan diberi nama Jakarta Tenggara.

Bergabung dengan Jakarta opsi yang dipilih oleh Rahmat Effendi, dibandingkan Kota yang dipimpin harus bergabung dengan Provinsi Bogor Raya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Desi Intan Sari
Editor: Mohamad Yoenus
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved