Breaking News:

Ibu Kota Pindah

Karni Ilyas Sarankan Ganti Pilihan Kata soal Kritik ke Jokowi, Rocky Gerung Menolak karena Ini

Pembawa acara Karni Ilyas sempat memberika saran pada pengamat politik, Rocky Gerung di acara 'Indonesia Lawyers Club'.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Channel Youtube Indonesia Lawyers Club
Pembawa acara 'Indonesia Laywers Club' Karni Ilyas sempat memberika saran pada pengamat politik, Rocky Gerung. 

TRIBUNWOW.COM - Pembawa acara 'Indonesia Laywers Club' Karni Ilyas sempat memberikan saran pada pengamat politik, Rocky Gerung.

Karni Ilyas menyarankan agar Rocky Gerung mengubah diksi atau pilihan kata yang digunakannya saat menjadi narasumber di acara 'Indonesia Lawyers Club' dengan tema #ILCPerlukahIboKotaPindah' di TV One, Selasa (20/8/2019) malam.

Awalnya, Rocky Gerung menyinggung soal program mobil Esemka yang dijanjikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rocky Gerung sempat menyinggung politisi PDIP Maruarar Sirait yang turut datang pada acara tersebut.

"Esemka kan bab pertama yang pada waktu itu seluruh keterangan pers sama seperti optimisme Ara (Maruarar Sirait). Dan gagal kan," ujar Rocky Gerung dikutip TribunWow.com dari unggahan channel Youtube, Indonesia Lawyers Club pada Rabu (21/8/2019).

"Tunggu,tunggu, tunggu kan memang enggak ada istilah Esemka itu," imbuhnya.

Namun, sebelum Rocky Gerung melanjutkan ucapannya, Karni Ilyas sudah memberi peringatan jangan sampai terjadi perdebatan dengan Maruarar Sirait.

"Jangan semua dijawab nanti Anda berdua saja dikasih meja," sela Karni Ilyas.

Rocky Gerung Kritik Keras Ibu Kota Pindah: Zaman Modern, Pemerintahan Bukan di Istana, tapi di Otak

Kemudian, Rocky Gerung melanjutkan argumennya.

Ia menggunakan kata ngibul untuk menggambarkan program Jokowi soal mobil Esemka.

"Pelan-pelan ya saya mau ulas itu habis-habisan, jadi tertanamlah pada publik istilah ngibul."

"Bukan saya bilang ngibul, saya ngibulnya di ILC bukan se Republik," ungkapnya.

Rocky Gerung menilai program tersebut tak berjalan.

"Tapi Presiden Jokowi ngibul, karena enggak terjadi padahal public opinion dibangun sedemikian rupa karena itu saat dia janjikan sesuatu yang lebih dramatis lagi maka orang akan pergi ke psikologi yang pertama," kata Rocky Gerung

"Jangan-jangan ngibul lagi," imbuhnya.

Mendengar kata ngibul tersebut, Karni Ilyas lantas menyarangkan Rocky Gerung untuk menggantinya dengan kata gagal.

"Gagal dengan ngibul itu beda, gagal lah," saran Karni Ilyas.

Namun, Rocky Gerung menolak saran Karni Ilyas tersebut.

Rocky Gerung Jelaskan Bahaya Paru-paru Dunia Jadi Lokasi Ibu Kota: Bahaya Bagi Kecerdasan Presiden

Menurutnya, kata gagal lebih berbahaya diungkapkan untuk mengkritisi pemerintahan.

"Ya saya pake istilah ngibul, bukan istilah gagal karena gagal itu lebih berat konsekuensinya, konsekuensi dari gagal bisa dituntut di pengadilan."

"Gagal berjanji, ngibul saja deh. Itu soalnye," kata Rocky Gerung.

"Karena itu tadi, saya membayangkan karena saya bikin bayangan saja. Isi bukunya itu tentang ngibul, bab terakhir tentang asbul (asal ngibul)."

"Dari ngibul ke asbul, ini satire saja, Anda enggak usah jawab karena kalau Anda jawab nanti kita bertengkar lebih susah," kata Rocky Gerung memperingati Maruarar Sirait agar tidak menginterupsinya.

Namun, Maruarar Sirait tetap menjawab pernyataan Rocky Gerung

"Nanti Anda buat buku juga Rocky Gerung yang tidak yakin Jokowi bisa menang , tapi Anda gagal terus Rakyat lebih banyak yang senang Jokowi jadi Presiden dari pada Anda sendiri," kata Maruarar Sirait.

 Rocky Gerung Perkirakan Topik ILC 2024 Bahas Buku Jokowi, Sindir soal Mobil Esemka dan Ibu Kota Baru

"Ya boleh," balas Rocky Gerung.

Mendengar pernyataan itu, Rocky Gerung meminta agar Maruarar Sirait memberikan pengantar pada buku yang akan ditulisnya.

"Itu fakta juga bahwa prediksi dan asumsi Anda itu banyak salahnya," ujar Maruarar Sirait.

"Saya akan minta Maruara kasih pengantar pada buku itu," balas Rocky Gerung.

Kemudian, Maruarar Sirait menyinggung perkembangan produk mobil Esemka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Dan saya juga dan sudah lihat Pak Karni datang melihat bagaimana progress daripada pabrik Esemka itu. Belum selesai? Ya. Nah jadi kita masuk dalam wilayah-wilayah, engggak boleh dong dia seenaknya saja menghujat tanpa ada counter dan waktu kita," ungkap Maruarar Sirait.

Kemudian, Rocky Gerung membantah bahwa dirinya asal menuding.

 Rocky Gerung Kritik Keras Ibu Kota Pindah: Zaman Modern, Pemerintahan Bukan di Istana, tapi di Otak

"Saya tidak menghujat, faktanya itu," kata Rocky Gerung.

"Faktanya ada progress-nya yang saya lihat," balas Maruarar Sirait.

"Yang mana, yang SMK?," tanya Rocky Gerung kemudian.

Lantas, Maruarar Sirait membuktikkan bahwa argumennya diperkuat dengan bukti empirisme yang telah ia lakukan.

"Ya ada, saya sudah lihat di lapangan," kata Maruarar Sirait.

"Bisa nanti 2024 yang janjinya awal?," ujar Rocky Gerung.

Maruarar Sirait tak membantah bahwa program Mobil SMK memang belum rampung.

Namun, ia menekankan bahwa proggress masih berjalan.

"Keyakinan kita, kalau itu belum tuntas, iya. Tapi apakah ada progress iya kita juga mengawal dari dalam," ujar Maruarar Sirait.

 Di ILC, Gubernur Kaltim Sebut-sebut Nama Hashim Adik Prabowo saat Bahas Ibu Kota Baru, Ada Apa?

Lalu, perdebatan antara Maruarar Sirait dengan Rocky Gerung semakin panas.

"Benar saya tahu itu, saya tahu saudara dan geng saudara ingin membuktikan itu berhasil," ujar Rocky Gerung.

"Saya enggak punya geng," bantah Maruarar Sirait.

"Kalau enggak punya geng oke saya buatkan geng baru nanti," balas Rocky Gerung lagi.

Namun, setelah Maruarar Sirait menjawab, Karni Ilyas berusaha untuk menghentikan perdebatan mereka.

"Enggak-enggak, kita punya pendirian sendiri. Kita enggak perlu geng untuk menyampaikan yang benar," ungkap Maruarar Sirait

"Sudah-sudah." sela Karni Ilyas.

 Cak Imin Ungkap Pernah Ditegur Menteri Susi: Bilang Ambil Saja Kursinya, Enggak Usah Nyerang Saya

Sebenarnya, Karni Ilyas sudah berusaha untuk meredakan suasana.

Namun, Rocky Gerung sempat ingin tetap melanjutkan jawabannya pada Maruarar Sirait.

Sementara Maruarar Sirait sendiri lantas memilih diam dan meletakkan mikrofonnya.

"Nah karena itu, boleh karena itu," kata Rocky Gerung lagi.

"Sudah-sudah jangan berdebat nanti saya tutup loh segmen ini," himbau Karni Ilyas.

Lalu, Rocky Gerung meminta agar dirinya kembali dapat melanjutkan argumentasinya.

"Karena itu kan interupsi biar saya selesaikan argumentasi saya," kata Rocky Gerung.

Lihat videonya mulai menit ke 8:01:

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

WOW TODAY:

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Karni IlyasRocky GerungIndonesia Lawyers Club (ILC)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved