Kabinet Jokowi
Mendagri Tjahjo Kumolo Pamit dan Minta Maaf, Sebut Keputusan ke Depan Tergantung Megawati dan Jokowi
Mendagri Tjahjo Kumolo pamit dan minta maaf selama jadi menteri, sebut ikuti prinsip TNI yang patuh. Keputusan ke depan tergantung Megawati dan Jokowi
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pamit dan minta maaf atas segala kekurangannya dalam mengemban tugas negara selama 5 tahun kurang 1,5 bulan ini.
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Kamis (15/8/2019), keputusan ke depan soal jabatan Tjahjo Kumolo sebagai menteri tergantung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Ucapan pamit dan permintaan maaf itu diungkapkan Tjahjo Kumolo setelah melantik pejabat di lingkungan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis (15/8/2019).
"Saya mohon maaf selama hampir 5 tahun kurang 1,5 bulan ini ada hal-hal yang kurang berkenan, berbagai sikap, pernyataan, kebijakan."
"Tentu ada kekhilafan. Saya mohon maaf sebesar-besarnya," ucap Tjahjo Kumolo.
• Tjahjo Kumolo Kritik Sikap Wali Kota Tangerang saat Berseteru dengan Kemenkumham: Kenapa Dimatikan?
Tjahjo Kumolo menyatakan pamitannya itu resmi sembari menunggu masa jabatannya di Kabinet Kerja Jokowi habis.
"Ini pamitan saya resmi, mungkin tidak bisa bertemu karena akan selesainya masa tugas Kabinet Kerja 1," ujar Tjahjo Kumolo.
Tjahjo Kumolo menunggu komposisi kabinet berikutnya untuk masa jabatan 2019-2024.
"Untuk selanjutnya, mari kita tunggu tanggal mainnya, bagaimana komposisi kabinet berikutnya," kata Tjahjo Kumolo.
Untuk alasannya berpamitan mundur, Tjahjo Kumolo menyebut dirinya memegang prinsip TNI yang taat terhadap instruksi.
• Kata Jokowi soal Kabinet Baru, Bahas Menteri Muda hingga Tunggu Waktu Pengumuman yang Tepat
Tjahjo Kumolo mengaku siap jika ke depannya dipilih atau tidak dipilih lagi menjadi menteri.
"Saya berpegang pada prinsip TNI. Taat nurut instruksi. Dipensiunkan siap, diberi tugas siap, tidak diberi tugas, saya tetap mendukung pemerintahan yang saya dukung ini," tuturnya.
Dalam pamitannya itu, Tjahjo Kumolo mengucapkan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan DKPP.
Ketika ditanya mengapa Tjahjo Kumolo pamit sebelum masa jabatannya habis, Tjahjo menyebut hal tersebut wajar dilakukan.
"Ya karena masa Kabinet Kerja I tinggal 1,5 bulan, saya kira seluruh kementerian-lembaga pamit untuk periode sekarang ini. Untuk selanjutnya ya jangan tanya saya," kata Tjahjo Kumolo.