Breaking News:

Perseteruan Fairuz dan Galih Ginanjar

Gara-gara Farhat Abbas, Pablo Benua dan Galih Ginanjar Dihukum Masuk Sel Tikus, Ini Kronologinya

Artis Galih Ginanjar dan YouTuber Pablo Benua harus merasakan perihnya berada di sel tikus karena pengacaranya Farhat Abbas.

KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA)
Pengacara Farhat Abbas mendatangi Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi sebagai saksi pada Selasa (23/4/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Artis Galih Ginanjar dan YouTuber Pablo Benua harus merasakan perihnya berada di sel tikus karena pengacaranya Farhat Abbas.

Galih Ginanjar dan Pablo Benua dimasukkan ke sel tikus karena Farhat Abbas yang dianggap melanggar peraturan tahanan.

Diketahui hal itu terjadi saat Farhat Abbas menjenguk Pablo Benua dan Galih Ginanjar.

Pengacara Farhat Abbas terlibat adu argumen dengan pejabat Polda Metro Jaya.

Jelang Pemeriksaan Hotman Paris, Farhat Abbas Sindir soal Tabrakan & Tonjok Artis: Jangan Kabur Man

Hal ini berawal ketika Farhat mengunggah foto dan video tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik, Galih Ginanjar dan Pablo Benua di akun instagram pribadinya, @farhatabbasofficial.

Foto dan video itu direkam di dalam Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta, lalu diunggah di akun instagram Farhat pada tanggal 4 dan 5 Agustus 2019.

Pendapat Farhat Abbas soal izin bawa ponsel

Saat dihubungi Kompas.com, Farhat Abbas mengklaim dirinya telah mengantongi izin dari polisi untuk membawa ponsel ke dalam rutan.

Awalnya, ia sempat ditegur oleh anggota polisi yang tengah berjaga di rutan ketika mengeluarkan ponselnya.

Lalu, polisi mengizinkan ketika ia menyampaikan tujuannya membawa ponsel.

Farhat menyebut, tujuannya membawa ponsel ke rutan adalah untuk merekam permintaan maaf Galih Ginanjar buat mantan istrinya, Fairuz A Rafiq.

Farhat Abbas Beberkan Alasan Pihak Rutan Perbolehkan Bawa Ponsel: Ya Saya Sudah Komit

"Yang saya lakukan itu (membawa ponsel ke Rutan) bukan untuk kepentingan lain, tapi hanya untuk kepentingan memaafkan (dari Galih kepada Fairuz)," kata Farhat, Selasa (6/9/2019).

Oleh karena itu, Farhat menilai, polisi telah menzalimi Pablo dan Galih dengan menjebloskan keduanya ke sel isolasi atau biasa dikenal dengan sebutan sel tikus.

Keduanya dihukum tinggal di sel tikus selama satu minggu terkait dengan perekaman video melalui ponsel yang Farhat bawa itu.

Selama di sel isolasi, keduanya tidak diperbolehkan dibesuk keluarga.

Sel isolasi merupakan kamar tahanan yang diperuntukkan bagi pelanggar tata tertib di rutan.

"Tapi setelah saya pulang, katanya orang ini (Pablo dan Galih) dimasukkan ke sel tikus. Ini kezaliman kepada tahanan Polda Metro Jaya," ungkap Farhat.

Farhat Abbas Dipanggil Polisi terkait Kasus Konten Pornografi, Harap Hotman Paris Segera Dipenjara

Farhat berencana melaporkan Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Iman ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Ia menyebut, Barnabas telah mendzalimi dirinya atas tuduhan tak mengantongi izin saat membawa ponsel ke Rutan Polda Metro Jaya.

"Bilang saja besok saya akan melaporkan Barnabas ke Propam Polri. Dia telah dzalim, malah mengumumkan seolah-olah beradu dan berperang opini dengan saya (bahwa tak mengantongi izin membawa ponsel)," kata Farhat.

Bantahan polisi

Barnabas menyampaikan bantahannya terkait pemberian izin untuk membawa ponsel ke Rutan.

"Enggaklah, mana ada (petugas mengizinkan). Anggota saya sudah saya tanyai satu-satu, sudah dilarang. Enggak mungkin anggota saya mengizinkan, dia kan tahu aturan," ujar Barnabas.

Bahkan, ia menyebut dirinya telah menegur satu regu yang berjaga di rutan.

Disebut Cari Sensasi karena Bawa Ponsel Masuk Rutan, Farhat Abbas Komplain: Jangan Mempersulit

Mereka mendapat teguran akibat lengah melakukan pengawasan sehingga Farhat dapat membawa ponsel ke dalam rutan.

Menurut aturan, kata Barnabas, para tamu dilarang untuk merekam dan memotret tahanan saat membesuk di rutan.

Oleh karena itu, ia tak segan memberikan hukuman kepada anggota jika peristiwa tersebut terulang kembali.

"Iya satu regu yang saya tegur keras. Satu regu ada 10 orang. Kalau sampai terulang lagi, satu regu saya grounded (tidak boleh berjaga di rutan)," kata Barnabas.

Pendapat yang sama juga diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Ia menyebut, pihaknya telah memiliki aturan ketat bagi para tamu yang ingin mengunjungi para tahanan diantaranya pengecekan barang yang akan dibawa masuk ke rutan.

Galih dan Pablo Masuk Sel Tikus akibat Persoalan Bawa Ponsel ke Rutan, Farhat Abbas: Ini Kezaliman

Menurut Argo, Farhat telah mengelabui petugas rumah tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya untuk menyelundupkan ponsel saat menjenguk tersangka Galih Ginanjar dan Pablo Benua.

"Orang yang berbuat tidak baik itu kan tentunya ingin menggunakan modus tersendiri untuk mengelabui petugas, kelengahan petugas dan sebagainya," kata Argo.

Polisi persilahkan Farhat buat laporan

Argo menanggapi santai rencana pelaporan pejabat Polda Metro Jaya ke Propam Polri oleh Farhat Abbas.

Ia mempersilahkan Farhat untuk membuat laporan itu.

"Enggak masalah, silahkan melapor saja," ujar Argo singkat. Kendati demikian, Argo tak menanggapi lebih lanjut terkait rencana laporan tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Adu Argumen Farhat Abbas dan Polisi soal Izin Bawa Ponsel ke Rutan".

WOW TODAY:

Sumber: Kompas.com
Tags:
Farhat AbbasGalih GinanjarPablo Benua
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved