Mancanegara

Korban Tewas Capai 29 Orang dalam Sehari, Terjadi 2 Insiden Penembakan Massal di AS

Akhir pekan ini menjadi momen kelam setelah 29 orang tewas dalam dua penembakan massal di Amerika Serikat ( AS).

Korban Tewas Capai 29 Orang dalam Sehari, Terjadi 2 Insiden Penembakan Massal di AS
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi. 

Dia menyebut insiden di kotanya merupakan penembakan massal ke-250. Namun menurut NGO bernama Gun Violence Archive, serangan itu adalah yang ke-251 sepanjang 2019.

Presiden Donald Trump dalam kicauannya di Twitter menyebut bahwa peristiwa yang terjadi di El Paso merupakan kejadian yang tak hanya tragis, namun dilakukan secara pengecut.

Dia menuturkan sudah berbicara dengan Gubernur Greg Abbott, dan menyatakan memberi dukungan penuh bagi kinerja otoritas penegak hukum lokal maupun federal.

"Melania dan saya mengirimkan doa dan ucapan belasungkawa dari hati yang paling dalam kepada masyarakat hebat di Texas," lanjut presiden 73 tahun itu.

Sementara dalam penembakan kedua, Penjabat Kepala Staf Gedung Putih Mick Mulvaney kepada ABC via Sky News berkata, Trump begitu "sedih" dan "marah".

Mulvaney menyatakan bahwa seharusnya dilakukan diskusi tak hanya tentang aturan pengetatan senjata. Namun juga pentingnya peranan media sosial.

Dia menekankan bahwa penembakan massal di Ohio dan Texas dilakukan oleh "orang gila".

"Tidak ada politisi yang berhak disalahkan atas insiden ini," tegasnya.

Sementara senator yang juga calon presiden dari Partai Demokrat Elizabeth Warren dilansir AFP berujar, sudah waktunya AS menghentikan wabah kekerasan bersenjata ini. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "29 Orang Tewas Kurang dari 24 Jam dalam 2 Penembakan Massal di AS".

Ikuti kami di
Editor: Mohamad Yoenus
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved