Breaking News:

Izin FPI

Pembubaran FPI Diisukan Syarat Kepulangan Habib Rizieq, Mardani Ali Sera Beberkan Bantahan Berikut

Politisi PKS, Mardani Ali Sera memberikan tanggapannnya soal isu keterkaitan antara pembubaran FPI dengan Imam Besarnya Habib Rizieq.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
Capture Youtube Najwa Shihab
Politisi Partai Keadilan Sosial (PKS), Mardani Ali Sera memberikan tanggapannnya soal isu keterkaitan antara pembubaran Front Pembela Islam (FPI) dengan kepulangan Habib Rizieq. 

TRIBUNWOW.COM - Politisi Partai Keadilan Sosial (PKS), Mardani Ali Sera memberikan tanggapannnya soal isu keterkaitan antara pembubaran Front Pembela Islam (FPI) dengan kepulangan Imam Besarnya Habib Rizieq.

Mardani Ali Sera membantah bahwa pembubaran FPI menjadi syarat kepulangan Habib Rizieq.

Hal itu Mardani Ali Sera ungkapkan melalui acara 'Mata Najwa' unggahan kanal Youtube Najwa Shihab pada Rabu, (31/7/2019).

Awalnya, Najwa Shihab sebagai pembawa acara menanyakan pendapat Mardani Ali Sera soal isu barter politik.

Rekonsiliasi antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto pada 13 Juli 2019 dihubung-hubungkan dengan Habib Rizieq.

"Belakangan kita tahu, isu kepulangan Habib Riziek seolah-olah dijadikan barter politik." ungkap Najwa Shihab.

Diusulkan Jadi Partai Politik, Begini Jawaban Kabid Penegakan Khilafah DPP FPI Awit Mashuri

Selain itu, kepulangan Habib Rizieq juga diisukan berhubungan dengan pembubaran FPI.

"Dan sempat ada wacana yang beredar katanya, saya ingin klarifikasi, bahwa boleh pulang, tapi FPI dibubarkan, sempat ada isu-isu seperti."

"Apakah itu isu memang politis yang tidak penting, atau apakah ada unsur kebenarannya di sana pak Mardani, kalau kita bicara isu politik yang menyelimuti FPI dan Habib Rizieq Shihab?" tanyanya.

Menjawab pertanyaan Najwa Shihab, Mardani Ali Sera menyayangkan rumor-rumor tersebut.

"Mestinya tidak boleh ada diskusi seperti itu, karena diskursus seperti itu, sangat membodohi publik," tegas Mardani Ali Sera.

Mardani Ali Sera mengatakan, rekonsiliasi dengan kepulangan Habib Rizieq sangat jauh berbeda.

Politikus PKB yang Ceritakan Pernah Dipukuli Oknum FPI, Awit Mashuri: Enggak Usah Cengeng

"Karena antara FPI sebagai sebuah organisasi massa punya aturan yang diatur undang-undang 16 tahun 2017, kalau pun ada yang tidak kompatibel monggo sama Kemendagri persuratan."

"Habib Rizieq lain lagi kasusnya, kalau kriminalisasi ini masih dianggap benar monggo diselesaikan terlebih dahulu."

"Menurut saya, dua hal ini tidak bisa disandingkan. FPI ada koridornya, Habib Rizieq ada koridornya." jawab Mardani Ali Sera.

Mardani Ali Sera secara tegas menolak adanya hubungan rekonsiliasi dengan kepulangan Habib Rizieq.

"Saya pribadi sangat tidak setuju rekonsiliasi dihubungkan dengan kepulangan Habib Rizieq." tegasnya lagi.

Mardani Ali Sera mengatakan, rekonsiliasi hanya bertujuan agar rakyat kembali bersatu pasca pemilihan presiden 2019.

"Rekonsiliasi itu adalah bagian di mana masyarakat kembali bersatu."

"Dan dalam rekonsiliasi sikap oposisi menjadi bagian dari rekonsiliasi, jadi ketika beroposisi tetap menjadi koridor masyarakat dari emosional menjadi rasional," kata Mardani Ali Sera.

Lihat Videonya mulai menit ke 1:03:

 

Politisi PKB Ceritakan Pernah Dipukuli Oknum FPI pada 2008, Ini yang Diucapkan Gus Dur Waktu Itu

 Sebagaimana diketahui, nasib perpanjangan izin berdirinya FPI sekarang ini belum jelas.

Apalagi, Presiden Jokowi tak akan berkompromi jika ada ormas yang dianggap tak sejalan dengan ideologi Pancasila.

Hal itu diungkapkan oleh Presiden Jokowi saat wawancara bersama Associated Press.

"Organisasi itu membahayakan negara secara ideologi, saya tidak akan kompromi."

"Tetapi kalau ideologinya masih sama, Pancasila, saya kira kita bisa bersama-sama membangun negara ini," kata Jokowi seperti dalam cuplikan wawancara bersama AP yang disiarkan Kompas TV pada Rabu (31/7/2019).

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menegaskan, sebelum perpanjangan masa izin berlaku dilakukan, pihaknya akan melihat rekor ormas tersbut.

"Ini masalah politik negara yang harus ditaati oleh setiap ormas yang mempunyai hak untuk berormas, berhimpun, berpartai yang dilindungi undang-undang." kata Tjahjo Kumolo dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Kamis (1/7/2019). 

 FPI Sebut Jenis Pendukung Prabowo dari yang Tak Suka Jokowi hingga Die Hard, 212 Masuk yang Mana?

"Aturan kenegaraan harus diikuti dengan baik, termasuk pengajuannya, kita lihat record-nya bagaimana." kata Tjahjo Kumolo, di Kantor Ombudsman, Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Tak hanya ormas FPI, semua ormas juga akan diperiksa kembali.

"Jadi tidak hanya FPI, seluruh ormas yang ada juga," lanjut Tjahjo Kumolo.

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

WOW TODAY:

Tags:
Front Pembela Islam (FPI)Mardani Ali SeraHabib Rizieq ShihabPetisi Stop Ijin FPI
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved