Breaking News:

Pasangan Bersimbah Darah

Suami dan Anak Pulang Kampung, Wanita Ini Dibacok bersama Pria di Kamar hingga Bersimbah Darah

Seorang ibu rumah tangga bernama Nur Aeni (25) ditemukan bersimbah darah bersama seorang pria bernama Muhammad Rofi'i (28), pada Senin (29/7/2019).

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Claudia Noventa
Koalse TribunJatim/ Kurniawan
Petugas kepolisian saat memasukkan kantung jenasah dari lokasi kejadian menuju ambulans, Senin (29/7/2019). Kanan: Lokasi rumah kejadian pembacokan yang diduga berselingkuh di Jalan Brigjen Katamso 3 RT 26 RW 6 Dusun Balongpoh Desa Kedung Rejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo diberi garis polisi, Selasa (30/7/2019). 

"Korban Nur Aini luka bacok di kepala belakang dan punggung serta beberapa tusukan benda tajam di daerah bawah punggung dan kaki," kata Frans Barung.

6 Fakta Pasangan Bukan Suami Istri Bersimbah Darah, si Wanita Jarang Bertengkar dengan Suami Sah

Sedangkan korban M Rofi'i mengalami luka bacok di bagian leher.

"Korban M Rofi'i mengalami luka bacok di bagian leher belakang dan beberapa luka bacokan di sekitar punggung," tambah Frans Barung Mangera.

Kata Ayah Korban Nur Aeni

Ayah angkat Nur Aini yang bernama Suliadi (62) menuturkan, kondisi anak angkatnya itu dalam kondisi membaik.

"Ya sekarang sudah agak baikan, saya gak melihat detail semua, karena ini kan masih dalam penanganan dokter," kata Suliadi saat ditemui di depan ruang ICU RS Bhayangkara Surabaya.

Suliadi menuturkan sempat berkomunikasi dengan putrinya.

"Tadi sempet saya tanya 'sakit ta nak?' Dia jawab 'tidak sakit, anaknya bapak kok sakit' gitu tadi," ujarnya.

Ia mengatakan saat peristiwa telah terjadi ia mengaku tak mengetahuinya.

Hal ini karena ia dan istrinya telah tinggal di Madiun, di Kecamatan Gemarang.

Pasangan Bersimbah Darah, si Wanita Lakukan Perselingkuhan saat Suami Sahnya Pulang Kampung

Sedangkan ia dan Nur Aeni hanya berkomunkasi sesekali melalui pesan singkat.

"Saya kurang paham. Saya gak dikasih tau kalau ada kabar apa. Cuma saya disuruh berangkat ke sini," ujarnya.

Suliadi dan istrinya mengaku berangkat dari Terminal Caruban Madiun sekitar pukul 02.30 WIB dan baru tiba di rumah sakit sekitar pukul 08.30 WIB.

"Saya berangkat dari Madiun, terus ke Caruban, langsung ke sini," tandasnya.

(TribunWow.com)

WOW TODAY

Tags:
Kasus Pembunuhan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved