Breaking News:

Terkini Daerah

Akui Ditertawakan Perawat dan Dokter di IGD, Pasien Ini Kabur, Berikut Penjelasan Pihak Rumah Sakit

RSI Faisal Makassar berikan pembelaan atas tuduhan telah memberikan pelayanan yang tidak sesuai SOP pada pasien.

Penulis: AmirulNisa
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Darul/tribuntimur.com
Suasana di lorong Rumah Sakit (RS) Islam Faisal, lantai dua, depan kamar 801 saat keluarga pasien membawa barang untuk pulang. 

TRIBUNWOW.COM - Pihak Rumah Sakit Islam (RSI) Faisal Makassar membantah, atas tuduhan seorang pasien yang menyebut pelayanan para perawatnya tidak sesuai Standart Operational Procedur (SOP).

Diketahui, seorang pasien bernama Fajri Senop Usman (31), memutuskan untuk pulang dari RSI Faisal Makassar secara tiba-tiba saat masih tengah malam.

Dikutip TribunWow.com, Jumat (19/7/2019), kejadian bermula saat Fajri menyebut alasannya pulang secara tiba-tiba, karena merasa tidak nyaman dengan perlakuan perawat di RSI Faisal Makassar.

Pasien Fajri memutuskan pulang saat pukul 01.00 pada Rabu (17/7/2019).

Jadi Korban Perploncoan Seniornya, Remaja 15 Tahun Ini Sempat Koma hingga Akhirnya Meninggal Dunia

Pada wartawan TribunMakassar.com, Fajri menjelasakan kronologi saat ia dirawat di RSI Faisal Makassar.

Fajri mengatakan mulai masuk ke RSI Faisal pada Senin (15/7/2019), dan langsung ditangani di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Ia mengaku mengalami demam dan sakit perut sehingga langsung ke rumah sakit.

Lindungi sang Ayah karena Dianiaya, Pemuda di NTT Bunuh Kakaknya, Ini Kronologinya

Namun saat di IGD lah pertama kali Fajri merasa perawat berlaku tidak sesuai etika.

"Itu perawat yang dampingi dokter ketawa-ketawa sambil melihat ke arah saya, tidak sepatutnya hal itu dilakukan oleh seorang perawat kepada pasien," ucap Fajri, Kamis (18/7/2019).

Dari hasil perawatan, Fajri kemudian diharuskan menjalani rawat inap dan dipindahkan ke ruang P8, lantai 2, kamar 801.

Pada hari Selasa (16/7/2019) pukul 13.00 WITA, Fajri mejalani USG yang merupakan bagian dari perawatan atas penyakitnya.

Lalu sekitar pukul 17.00 WITA, dokter menyarankan pasien untuk melakukan foto BNO atau foto rontgen.

Namun pihak pasien menolak untuk melakukan foto rontgen.

Periksa Pria yang Keluhkan Pendengarannya, Dokter Malah Temukan Paku di Telinga Pasien

Pihak keluarga Fajri merasa ada hal yang aneh, saat saudara pasien menanyakan pada perawat, apakah dapat memberi minum teh pada pasien.

Fajri menyebut saat itu anggota keluarganya mendapat jawaban yang tidak mengenakan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Tags:
RSI Faisal MakassarMakassarRumah Sakit Islam
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved