Terkini Daerah
Sepupu Kenang Sosok Thoriq, Anak Bungsu yang Mandiri dan Selalu Ramah pada Orang Lain
Sepupu Thoriq Rizki Maulidan (14), Agung menceritakan sosok saudaranya itu semasa masih hidup. Thoriq dikenal sebagai anak bungsu yang mandiri.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Saat proses turun inilah, Thoriq kemudian berjalan di barisan paling depan.
Sementara ia di tengah dan Rizki ada di paling belakang.
Saat itu, dirinya mengaku bisa melihat Thoriq yang tepat ada di depannya.
"Saya saat itu masih melihat Thoriq ada di depan saya dan berjalan agak ngesot karena jalur yang curam," ungkap Pungky.
Ia kemudian mengikuti Thoriq yang ada di depan, namun posisinya membelakangi Thoriq.
Saya turun dengan posisi merangkak membelakangi Thoriq," ujar dia.
Saat momen itulah, ia tanpa sadar sudah sampai di bawah dan bertemu dengan Syafril.
Namun saat itu, ia baru menyadari bahwa Thoriq tidak ada.
Padahal, Thoriq adalah orang pertama yang harusnya sampai di 'Punggung Naga' bertemu dengan Syafril.
"Saya kira Thoriq sudah tiba dulu karena dia di depan saya. Begitu saya tanya Syafril, katanya Thoriq belum tiba," ungkap Pungky, dengan tatapan sedih.
Hal yang membuatnya bertanya-tanya adalah, ia tidak mendengarkan bunyi teriakan atau permintaan tolong jika Thoriq sedang dalam bahaya.
Saya juga tidak menyangka jika Thoriq jatuh, karena tidak ada teriakan dan bunyi apa-apa saat kami turun," kata dia.
• Kondisi Jasad Thoriq saat Ditemukan di Gunung Piramid Sisi Selatan
Dijelaskan oleh Pungky, ia bersama dengan Rizki dan Safril selama satu jam lamanya memanggil Thoriq dan mencarinya.
"Saya tiba di Punggung Naga sekitar pukul 16.30. Saya dan teman-teman lalu mencari dan terus manggil Thoriq, namun tidak ada jawaban," tegas Pungky.
Lantaran tidak menemukan titik temu keberadaan Thoriq, ia akhirnya memutuskan untuk turun sekitar pukul 17.30 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/thoriq-pendaki-yang-hilang-di-gunung-piramid.jpg)