Liga Indonesia
Hadapi Mantan Anak Asuhnya, Pelatih Persebaya Jawab soal Selebrasi di Laga Lawan Persib Bandung
Pelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurdjaman, tak berpikir soal selebrasi saat timnya mencetak gol ke gawang Persib Bandung.
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Pelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurdjaman, tak berpikir soal selebrasi saat timnya mencetak gol ke gawang Persib Bandung.
Pada pertandingan pekan ke 7 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), pria yang akrab disapa Djanur ini mengatakan, selebrasi merupakan spontanitas yang tak bisa direncanakan.
"Soal seleberasi lihat nanti besok, saya tidak janji mau seleberasi atau tidak, spontanitas saja saya pikir," ujar Djanur dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan.
Pria kelahiran Majalengka ini berharap tiga poin bisa diamankan oleh Persebaya Surabaya pada laga besok malam.
• Persebaya Pastikan Amido Balde sebagai Starter, Berikut Prediksi Susunan Pemain Lawan Persib Bandung
Laga menghadapi Persib Bandung sangat penting bagi perjalanan Persebaya Surabaya di Liga 1 2019.
"Harapan kami besok Persebaya bisa memenangkan pertandingan itu dan karena ini pertandingan yang sangat penting buat kami untuk terus bisa naik ke posisi yang lebih baik lagi dari sekarang," kata Djanur.
Dia pun tak ingin Persebaya kembali terpeleset seperti pada laga-laga sebelumnya.
"Karena jujur kami sudah melewati dua pertandingan tanpa hasil yang maksimal artinya hanya seri dan itu kami juga bertekad dengan pemain untuk memperbaiki itu dan tidak ingin kepeleset lagi,"ucapnya.
Sulit Dikalahkan
Di pihak lain, pelatih Persib Bandung Robert Alberts melemparkan pujian kepada Persebaya Surabaya.
Menurutnya, Persebaya adalah tim yang sulit untuk dikalahakan.
Apalagi jika mereka bermain di hadapan puluhan ribu suporternya, Bonek Mania.
"Surabaya adalah tim yang sulit dikalahkan," ucap Robert Alberts.
• Soal Rekor Positif Djanur Lawan Persib, Robert Alberts: Ketika Lawan Persebaya Atmosfer Selalu Bagus
Musim lalu, Persib Bandung mengalahkan Bajul Ijo 4-3 di Gelora Bung Tomo.
Namun, Robert Alberts tak mau melihat hal tersebut.