Breaking News:

Terkini Daerah

Babi Hutan Serang Warga di Banyumas, Korban Selamat Ceritakan Awal Mula Kejadian

Babi hutan di Banyumas menyerang warga sekitar, hingga tewaskan seorang perempuan paruh baya. Seorang warga selamat ceritakan awal mula kejadian.

Penulis: AmirulNisa
Editor: Astini Mega Sari
WIKIMEDIA
Ilustrasi babi hutan atau celeng yang masih banyak di Banyumas 

TRIBUNWOW.COM - Seekor babi hutan mengamuk di kebun milik warga, di Grumbul Peninis, Desa Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (3/7/2019).

Babi hutan tersebut menyerang empat warga dan satu di antaranya tewas.

Dikutip TribunWow.com dari TribunJateng.com, Kamis (4/7/2019), seorang warga selamat membagikan cerita, saat berhadapan dengan babi hutan tersebut.

Korban tersebut bernama Rahmad Suwoharno (52) warga RT 1 RW 5 Desa Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas.

Ia turut menjadi korban amukan babi hutan tersebut saat hendak menyelamatkan seorang perempuan paruh baya.

BREAKING NEWS, 4 Warga Banyumas Diserang Babi Hutan, Nenek 70 Tahun Jadi Korban saat Cari Cengkeh

Walau memiliki tubuh yang besar, Rahmat mengaku tidak berdaya menghadapi serangan babi hutan tersebut.

Pada media, ia menceritakan awal mula mendapat serangan dari babi hutan tersebut.

Saat kejadian, ia mengaku baru saja selesai berladang dan hendak pulang.

Ketika perjalanan pulang, ia mendengar suara orang meminta tolong dari arah kebun cengkeh.

Seketika itu juga, Rahmat langsung menuju sumber suara berasal.

Mahasiswi di Pontianak Ditemukan Tewas Tergantung, sang Pacar Bantah Lakukan Pembunuhan

Sesampainya di kebun cengkeh tersebut, ia terkejut melihat tetangganya, Warsinah (70) yang sudah lanjut usia diserang oleh seekor babi hutan.

Kehadiran Rahmat di lokasi, menarik perhatian dari babi hutan tersebut, yang kemudian langsung menyerang dirinya.

"Begitu saya datang, babi hutan langsung nyerang saya," ucap Rahmat.

Ilustrasi babi hutan atau celeng yang masih banyak di Banyumas
Ilustrasi babi hutan atau celeng yang masih banyak di Banyumas (WIKIMEDIA)

Mendapat serangan dari babi hutan, Rahmat tidak tinggal diam, ia balik melawan dengan menggunakan parang panjang.

"Saya sempat melawan, saya bacok tiga kali pakai parang panjang tapi tidak mempan. Mungkin karena (babi) sudah tua, hanya luka saja. Sempat saya tusuk juga tidak tembus, tenaganya besar sekali," ucap Rahamat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Tags:
BanyumasBabi HutanJawa Tengah
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved