Breaking News:

Kabinet Jokowi

Minta Satu Partai Oposisi Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf, Sekjen PPP Arsul Sani Ungkap Alasannya

Sekjen PPP, Arsul Sani meminta ada partai oposisi yang bisa masuk dalam kabinet Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin periode 2019-2024.

Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani 

TRIBUNWOW.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani meminta ada partai oposisi yang bisa masuk dalam kabinet Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin periode 2019-2024.

Menurut Arsul, jika semua kabinet diisi oleh partai koalisi, maka dinilai tidak ada penyeimbang dalam pemerintahan.

Untuk itu, menurutnya perlu adanya oposisi yang bisa ikut dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf nanti.

Bicarakan Susunan Kabinet Jokowi, Arsul Sani: Biasanya kalau Mengharap Itu Malah Tidak Dapat

"Tidak bisa semuanya (partai koalisi), nanti tidak ada penyeimbang dong," ujar arsul, seperti dikutip TribunWow.com dari tayangan CNN Indonesia, Rabu (3/7/2019).

"Tidak ada check and balances yang memadai di DPR ya," sambungnya.

Arsul menjelaskan, langkah tersebut perlu diambil supaya ada yang saling mengingatkan di dalam parlemen.

Selain itu, ia meminta supaya nantinya hanya satu partai oposisi yang bisa masuk dalam kebinet Jokowi-Ma'ruf.

"Makanya kalau PPP ya bisa saya katakan, tidak mungkin kemudian katakanlah tinggal satu lah misalnya," jelas Arsul.

"Ya paling banyak kalau dari sisi PPP, ya satu (partai oposisi) supaya check and balance-nya di parlemen itu suaranya masih nyaring gitu lo."

"Kan ini kan harus perlu," tandasnya.

Mahfud MD Kaget Disebut Sudjiwo Tedjo Pro Jokowi, Karni Ilyas Juga Bantah Disebut Pro Prabowo

Simak videonya di sini.

Sementara itu, sebelumnya Arsul juga angkat bicara terkait susunan kabinet pemenang pilpres, Jokowi-Ma'ruf Amin.

Arsul menyampaikan, PPP tak terlalu berharap soal kursi di kabinet Jokowi-ma'ruf mendatang.

Sebab, menurutnya jika ada yang mengharapkan malah justru tidak mendapat kesempatan tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, hal itu disampaikan Arsul saat di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/7/2019).

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Arsul SaniPartai Persatuan Pembangunan (PPP)Koalisi JokowiKabinet Jokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved