Breaking News:

Sidang Sengketa Pilpres 2019

Ikut Aksi, Mantan Penasihat KPK: Kalau Petugas KPPS Meninggal karena Kelelahan, Harusnya Jokowi Juga

Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua melontarkan sindiran kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penulis: Laila N
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Kendala yang berkaitan dengan bimtek, logistik dan kesehatan KPPS juga ditemukan.

Menurut Gaffar, bisa dikatakan bahwa dampak beban kerja yang tinggi, ditambah riwayat penyakit yang diderita jadi penyebab atau meningkatkan risiko kematian anggota KPPS.

Selain itu, mereka juga menemukan bahwa manajemen risiko di lapangan sangat lemah, sehingga menyebabkan petugas KPPS yang sakit tidak ditangani dengan baik, sampai akhirnya menyebabkan kematian.

"Jadi temuan kami, (KPPS) yang tidak ada penyakit dan misalnya bisa menghandle tekanan-tekanan dengan baik, itu mereka tidak mengalami peristiwa (kematian dan sakit)," kata Gaffar.

Meski Sudah Dilarang Polisi, Massa Tetap Nekat Padati Sekitar Gedung MK Jelang Sidang Putusan

Ormas Gelar Aksi 27 Juni 2019

Seperti diketahui, setidaknya ada 10 ormas dan lembaga yang memberitahukan akan melakukan aksi mengawal putusan MK, Kamis (27/6/2019).

Dikutip dari Tribunnews berdasarkan data yang diterima oleh Mabes Polri, berikut daftarnya.

1. GISS

2. GMJ

3. FCM

4. Ormas Islam 212

5. MMUA

6. LPI

7. FPI

8. GNPF

9. GRANAT Cijantung

10. Alumni UI

Halaman
123
Tags:
KPKKPPSPilpres 2019Mahkamah Konstitusi (MK)Joko Widodo (Jokowi)Universitas Gadjah Mada (UGM)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved