Breaking News:

Terkini Daerah

Jadi Korban Penipuan, Seorang Nenek Terluka saat Lakukan Pengejaran, sementara Pelaku Tewas Terjatuh

Seorang nenek ditipu oleh seorang pria dengan modus dapat mengobati segala penyakit. Nenek alami luka-luka saat mencoba mengejar pelaku penipuan.

Instagram @Yuni_Rusmini
Mbah Klumpuk yang menjadi korban penipuan dan pelaku penipuan, Selasa (25/6/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Seorang nenek warga Ngemplaksuren, Desa Karangduren, Kecamatan Sawit Boyolali, Jawa Tengah menjadi korban penipuan hingga mengalami luka-luka.

Nenek yang bernama Klumpuk atau sering disapa Mbah Klumpuk (77) ditipu oleh pria bernama Ernu Trilaksono (61).

Dikutip TribunWow.com dari akun Instagram @yuni_rusmini, Rabu (26/6/2019), terlihat foto Mbak Klumpuk yang mengalami luka-luka.

Sementara Ernu, tampak tergeletak setelah terjatuh di got dengan posisi motor yang menimpanya.

Viral di Facebook Bayi Ditawarkan Diadopsi untuk Tebus Biaya Persalinan, Pihak RS Angkat Suara

 

Kronologi Penipuan

Mbah Klumpuk saat mengalami kasus penipuan oleh Ernu saat tengah mengumpulkan kayu bakar yang tak jauh rumahnya.

Ia mengaku telah memperoleh empat ikat kayu bakar, namun baru tiga ikat yang dibawa pulang ke rumah.

Lalu, Mbah Klumpuk kembali lagi untuk mengambil satu kayu bakar yang tersisa.

Ditengah perjalaan menuju rumah, Ernu yang merupakan warga Dukuh Jetisan, RT 002, RW 004, Desa Jamus, Kecamatan Polanharjo, Klaten, tiba-tiba menghentikan jalan Mbah Klumpuk.

Seorang Ayah di Sukoharjo Lakukan Percobaan Bunuh Diri setelah Tega Aniaya Dua Anak Kandungnya

Pelaku menghentikan jalan Mbah Klumpuk dengan modus bertanya lokasi meditasi di sekitar Boyolali.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, Ernu mengaku bekerja di Keraton Surakarta dan mampu menyembuhakan banyak penyakit. 

"Dia bilang dari Solo kerjanya di keraton. Katanya bisa menyebuhkan segala penyakit," ucap Mbah Klumpuk yang didampingi suaminya, Waliman, Rabu (26/6/2019). 

Mengetahui kelebihan dari pelaku, Mbah Klumpuk meminta bantuan untuk menyembuhkan sakit kepala yang dialami.

Pelaku mengiyakan permintaan korban dan meminta Mbah Klumpuk melepas cincin emas yang digunakan. 

Lalu pelaku meminta Mbah Klumpuk membungkus cincin tersebut, dengan menggunakan daun-daunan.

 

Mbah Klumpuk ditemui di rumahnya Dukuh Ngemplaksuren, Desa Karangduren, Kecamatan Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (26/6/2019).
Mbah Klumpuk ditemui di rumahnya Dukuh Ngemplaksuren, Desa Karangduren, Kecamatan Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (26/6/2019). ((KOMPAS.com/LABIB ZAMANI))

"Saya sudah bilang cincinnya itu sulit dilepaskan kalau tidak pakai sabun. Tapi, sama dia ditarik begitu saja. Jadi sakit jari saya," ucap Mbah Klumpuk.

Setelah berhasil melepaskan cincin 5 gram milik Mbah Klumpuk, dan membungkusnya dengan daun, pelaku meninggalkan korban di lokasi kejadian.

Saat Mbah Klumpuk membuka bungkus daun tersebut, ia terkejut karena tidak menemukan cincinnya di dalam.

Dengan spontan, Mbah Klumpuk mengejar sepeda motor Honda Supra X berpelat nomor AD 6549 NV yang digunakan pelaku.

Karena berusaha mengejar, Mbah Klumpuk terseret kendaraan tersebut.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved