Breaking News:

Pilpres 2019

Bantah Prabowo-Sandi Gabung ke Jokowi, Andre Rosiade: Bukan Cari Pekerjaan untuk Panggung 2024

Andre Rosiade menuturkan paslon kubunya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak ingin mencari panggung untuk tahun 2024.

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Andre Rosiade 

TRIBUNWOW.COM - Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Andre Rosiade menuturkan paslon kubunya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak ingin mencari panggung untuk tahun 2024.

Dikutip dari Kompas.com, Andre menilai partainya Gerindra, saat ini masih fokus dengan hasil sidang sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (25/6/2019).

"Ini Gerindra bukan partai lain. Kami fokus di MK. Kami enggak pernah punya rencana zig zag selagi proses ini," kata Andre, di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Lantas ia menilai Prabowo dan Sandiaga tak ingin mencari panggung untuk tahun 2024.

Andre juga menegaskan Prabowo-Sandiaga tak mencari jabatan semata.

Disentil Andre Rosiade Tak Pernah Datang Rapat BPN, Faldo Maldini Bereaksi: Kenapa Dipermasalahkan?

"Pak Prabowo dan Bang Sandi itu bukan pencari pekerjaan untuk panggung 2024. Pak Prabowo dan Bang Sandi bukan orang yang butuh jabatan untuk perlindungan hukum, jadi jangan samakan dengan yang lain," lanjut Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra ini.

Sedangkan mengenai rekonsiliasi, ia menyatakan bahwa agenda itu pasti akan terjadi.

"Bicara rekonsiliasi, pertemuan dengan Pak Jokowi antara Pak Prabowo, pada suatu saatnya nanti di waktu yang pas, tentu insyaallah demi kepentingan bangsa dan negara dan demi silaturahim tentu akan ada," ujar Andre.

 

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Andre Rosiade
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Andre Rosiade (Tribunnews.com/Taufik Ismail)

Gerindra di Mata TKN

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Arsul Sani memberikan penilaian terhadap sikap Partai Gerindra.

Dikutip dari Kompas.com, Arsul mengungkapkan bahwa Gerindra dianggap menjadi lawan kontestasi pemilu yang gentle oleh pihaknya.

Sebab, partai yang diketuai oleh Prabowo Subianto itu menggunakan jalur konstitusional dalam menyelesaikan sengketa pemilu.

Jelang Putusan MK, Refly Harun Nyatakan Harus Beri Imbauan ke Jokowi, Seharusnya 01 Bubarkan Ini

"Ada memang sebagian partai di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang katakanlah memberikan penghormatan lebih kepada Gerindra," kata Arsul di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (24/6/2019).

"Kenapa? Karena Gerindra dianggap lawan kontestasi yang gentle yang menggunakan jalur sesuai Undang Undang (UU) untuk kontestasi," sambungnya.

Hal itu disampaikan Arsul dalam menanggapi kabar Gerindra akan bergabung dengan koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Menurutnya, Gerindra pantas mendapat tawaran untuk masuk ke KIK.

Jelang Putusan MK, Refly Harun Nyatakan Harus Beri Imbauan ke Jokowi, Seharusnya 01 Bubarkan Ini

Namun demikian, Arsul menyatakan bahwa keputusan bergabung atau tidak tetap diserahkan sepenuhnya oleh Gerindra.

"Sekali lagi, apakah Gerindra berkenan atau tidak, ya itu kami kembalikan kepada mereka," jelas Arsul.

"Yang jelas kami lebih hormat daripada yang proses pemilunya belum selesai lebih pengin belok begitu," tandasnya.

Sementara itu, Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga juga turut angkat bicara terkait kemungkinan Gerindra masuk ke koalisi KIK.

Hal itu disampaikan Arya saat dihubungi oleh Tribunnews.com, Senin (24/6/2019).

"Kemungkinan bisa saja terjadi ya dan Gerindra mau masuk kabinet bisa saja terjadi," ujar Arya.

"Tidak ada yang tidak mungkin di Politik," imbuhnya.

Sidang Putusan Sengketa Pilpres Dipercepat 27 Juni, Ketua KPU Arief Budiman Singgung Ketentuan UU

Meski Gerindra belum pasti masuk ke kabinet Jokowi-Ma'ruf, Arya menjelaskan bahwa Jokowi sendiri tidak menutup kemungkinan untuk merangkul partai berlambang kepala burung Garuda tersebut.

"Nanti setelah putusan MK ini kan Pak Jokowi akan mau merangkul dan mau sama-sama membangun bangsa untuk periode kedua," papar Arya.

"Semua berusaha dirangkul Pak Jokowi."

"Tidak ada yang tidak mungkin untuk merangkul Gerindra juga," tegasnya.

(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah/ Atri)

WOW TODAY

Tags:
TribunWow.comAndre RosiadeKoalisi Jokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved