Viral Medsos
Viral di Facebook, Video Pria Mengamuk di Indomaret Semarang, Ini Kronologi dan Pengakuan Saksi
Dalam video yang beredar, pria tersebut terlihat memaki karyawan dan membentak karyawan toko, ia bahkan akan memukul sang pegawai Indomaret.
Editor: Lailatun Niqmah
Pria yang baru masuk ini terus memarahinya lantaran tidak percaya yang dihubungi melalui video call adalah teman.
Ia terus menuding Irwan sedang memvideokan atau melaporkan kejadian itu kepada atasannya.
"Dia bilang, 'Kowe jek telepon karo sopo pihak Indomaret? Bose opo sopo? Sak karepmu (kamu sedang telepon dengan siapa? Bosmu atau siapa? Terserah),'" jelas Irwan menirukan ucapan yang percaya.
Merasa jengkel, pria tersebut semakin marah hingga menantang Irwan untuk memvideokan aksinya.
Ternyata saat dituruti, pria tersebut malah mengamuk dan hendak memukul Irwan.
"Dia bilang, 'Video aku!' Dia minta divideo, saya videokan karena dia bilang kayak gitu."
"Terus setelah saya videokan ternyata dia malah mau memukul saya, saya menghindar," paparnya.
Ketiga temannya berusaha melerai sehingga kekerasan tidak berlanjut.
• Sosok Hairul Anas, Keponakan Mahfud MD yang Jadi Saksi Kubu 02 di Sidang Sengketa Pilpres 2019
Terpisah, Ketua MPP Pemuda Pancasila Kota Semarang Joko Santoso menyatakan peristiwa ini merupakan masalah pribadi yang bersangkutan.
"Kalau keanggotaan, orang yang pakai seragam Pemuda Pancasila itu saya cek ke pengurusnya (kecamatan) sudah anggota.
Tetapi itu bukan atas nama organisasi. Itu bukan perintah organisasi," tandasnya.
"Jadi itu untuk masalah pribadi sehingga perlu klarifikasi.
Ini sudah ada pertemuan, itu hanya masalah oknum Pemuda Pancasila itu, warga di sekitar toko itu," imbuh dia.
Joko memperkirakan itu sebagai masalah komunikasi.
"Ketika proses pembangunan itu, memang katanya yang pemilik toko itu mau melibatkan orang sekitar, tapi kenyataannya sampai sekarang tidak ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/video-pria-mengamuk-di-indomaret-sekaran-gunungpati-kota-semarang.jpg)