Breaking News:

Pilpres 2019

Pengamat Politik: Menjadikan Demokrat Bagian Koalisi 01 seperti Memelihara Anak Macan

Adi Prayitno memberikan komentar soal manuver Demokrat setelah ditetapkannya Jokowi menjadi pemenang rekapitulasi KPU.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Claudia Noventa
YouTube tvonenews
Pengamat politik Adi Prayitno 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, memberikan komentar soal manuver dari Demokrat setelah ditetapkannya calon presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi pemenang berdasarkan hasil rekapitulasi KPU.

Adi menganggap merapatnya Demokrat ke koalisi 01 bukan perkara mudah.

Terlebih Demokrat sebelumnya telah menentukan pilihan untuk berada di kubu 02 sebelum ditetapkan pemenang.

"Orang selalu ingin mengaitkan kendala psikologis antara SBY (Ketua Umum Partai Demokrat) dengan Megawati (Ketua Umum PDIP) ini adalah problem lama yang sebenarnya tidak selesai," kata Adi, Jumat (7/6/2019).

"Sebab itu bahwa bangunan koalisi yang akan dilakukan oleh Jokowi kemudian merekrut Demokrat ini bukan perkara gampang, tapi ada rintangan-rintangan."

AHY Belum Bertemu Prabowo tapi Sudah Silaturahmi dengan Jokowi dan Megawati, Ini Jawaban Demokrat

Selain soal kendala antara SBY dan Megawati, Adi juga menyebutkan partai koalisi 01 yang sudah lama bergabung dengan Jokowi akan merasa tersingkir.

"Pembicaraan soal menambah partai koalisi di luar 01 saat ini tentu harus melibatkan bangunan koalisi yang ada di 01 ini kan soal menyangkut siapa yang berkontribusi memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin ini kan menyangkut siapa yang berdarah-darah memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin," ujar Adi.

"Kalau tiba-tiba ada partai baru yang kebetulan merapat pada kompetitor ini menjadi satu diskursus yang tidak main-main."

"Sebab itulah sekalipun AHY beberapa kali menunjukkan kemesraan dengan Jokowi di Istana Negara ini bukan otomaticly sebagai sebuah jaminan AHY-Demokrat akan begitu mudah merapat ke 01."

Terlebih, bagi Demokrat, AHY merupakan sosok yang didorong untuk maju di pilpres 2024.

Ferdinand Hutahaean: Pak Jokowi dan Demokrat Sekarang Saling Membutuhkan

Jika AHY memang diproyeksikan maju ke 2024, Jokowi dan koalisi pasti akan berfikir untuk merekrut dalam koalisi.

Karena AHY bisa menggeser tonggak PDIP dari kekuatan politik saat ini.

"Menyangkut AHY ini sosok orang yang dipersepsikan akan maju pilpres 2024 tentu partai koalisi Jokowi saat ini tidak mau berjudi jangan sampai merekrut AHY jadi bagian dari pemerintah," kata Adi.

"Menjadikan Demokrat bagian dari koalisi 01 ini justru memelihara anak macan karena kalau AHY betul menjadi menteri menjadi pembantunya Jokowi bukan hal mustahil bahwa batu bata kekuatan politik akan disusun secara perlahan oleh AHY untuk mempersonifikasi dirinya jadi bagian kandidat capres 2024 yang layak diperhitungkan."

Lihat videonya menit 6.56:

(TribunWow.com/Tiffany Marantika)

WOW TODAY:

Tags:
Partai DemokratJoko Widodo (Jokowi)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved