Terkini Nasional

H-2 Lebaran, Kemenhub Sebut Tidak Terjadi Puncak Mudik Ekstrem di Pelabuhan Merak-Bakauheni

Kemenhub menyebutkan hingga H-2 Lebaran tidak terjadi puncak mudik yang ekstrem seperti tahun sebelumnya di Pelabuhan Merak-Bakauheni.

H-2 Lebaran, Kemenhub Sebut Tidak Terjadi Puncak Mudik Ekstrem di Pelabuhan Merak-Bakauheni
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Pemudik antre menunggu masuk ke kapal Ro-Ro saat puncak arus mudik di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Jumat (23/6/2017). Pelabuhan Merak menargetkan 1.438.550 orang akan menyeberangi lintasan Merak-Bakauheni selama Lebaran tahun ini. 

TRIBUNWOW.COM - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) menyebutkan hingga H-2 Lebaran tidak terjadi puncak mudik yang ekstrem seperti tahun sebelumnya di Pelabuhan Penyeberangan Merak menuju Bakauheni.

“Peningkatan memang terjadi di banding hari-hari normal, tapi kita sangat mensyukuri hingga saat ini tidak ada puncak yang ekstrem yang pernah terjadi beberapa tahun yang lalu. Dengan demikian, kapasitas yang tersedia di lintasan Merak-Bakauheni ini relatif dalam situasi terkendali,” kata Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono dalam keterangannya, Senin (3/6/2019).

Djoko mengatakan, sesuai prediksi memang terjadi peningkatan arus penumpang maupun kendaraan di pelabuhan penyeberangan Merak namun kondisinya tetap terkendali.

Kemenhub Klaim Tarif Pesawat Dalam Negeri Lebih Murah Dibanding Luar Negeri, Seperti Apa?

"Memang ada antrean. Namun hal tersebut tentu biasa karena ini adalah hari-hari di mana seluruh orang ingin segera pulang kampung untuk berlebaran dan liburan," tuturnya.

Sementara terkait penerapan sistem uang elektronik, dia menyebut, memang membutuhkan proses sehingga nantinya masyarakat akan menjadi terbiasa.

"Memang biasanya kecenderungan kita senang membawa uang cash, begitu kita harus menerapkan sistem yg untuk mempermudah tentunya butuh proses. Saya yakin masyarakat nanti akan mendapatkan manfaat kalau dengan uang elektronik," ujarnya.

"Kami mendengarkan keluhan dari masyarakat yang diharapkan akan menjadikan satu bahan perbaikan kedepannya. Hal yang perlu sampai kepada masyarakat bahwa sistem ini nanti akan meningkatkan efisiensi pengguna jasa dan efektifitas pelayanan," tambah dia.

Ia menuturkan, berdasarkan data dari PT ASDP Indonesia Ferry, hingga malam tadi, terjadi peningkatan jumlah penumpang yang menyebrang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni.

Kemenhub: Kami Minta Traveloka dan OTA Lain Perjelas Rute dan Informasi Tiket Pesawat

Tercatat ada sekitar 556.727 orang pemudik atau sudah 69,4 persen dari total 803 ribu orang pada periode mudik tahun lalu, yang telah menyeberang dari Jawa menuju Sumatera sejak H-7.

“Ya intinya ada peningkatan dan sudah sekitar 60 persen dari prediksi yang kita lakukan yang sudah menyeberang, terap masih ada saudara kita yang akan menyeberang sampai satu syawal atau hari rabu mendatang, jadi masih ada 40 persen yg harus kita fasilitasi,” ucapnya. (Kompas.com/Murti Ali Lingga)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kemenhub: Tidak Terjadi Puncak Kepadatan Ekstrem di Pelabuhan Merak

WOW TODAY:

Ikuti kami di
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved