Breaking News:

Terkini Daerah

Ditangkap, Dua Pelaku Pembunuhan di Sungai Cimpu Akui Sempat Kembali ke TKP untuk Lihat Mayat Korban

Kedua pelaku pembunuhan mengaku membunuh lantaran merasa sakit hati dan dendam. Korban disebut sering melakukan bully pada kedua pelaku.

Penulis: AmirulNisa
Editor: Astini Mega Sari
(KOMPAS.com/AMRAN AMIR )
Dua pelaku pembunuhan sadis yang mayatnya dibuang ke Sungai Cimpu, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan menjalani pemeriksaan di ruang Reskrim Polres Luwu, Jumat (24/05/2019) 

TRIBUNWOW.COM - Kedua pelaku pembunuhan yang membuang mayat korbannya di Sungai Cimpu, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, kini telah tertanggkap.

Pelaku mengaku sempat kembali ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah melakukan aksi pembunuhan untuk melihat kondisi mayat korban.

Kepada penyidik, pelaku mengaku sempat ingin membuang mayat korban di pinggir jalan, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com Sabtu (25/5/2019)

Namun, kedua pelaku yaitu NB alias Ven (33) dan LR alias Nong (37) merasa ketakutan dan akhirnya memutuskan untuk membuang korban ke Sungai Cimpu.

Mayat Bocah 5 Tahun Ditemukan di Dalam Karung Beras, Pelaku Pembunuhan Bujuk Korban dengan Es Krim

Kasat Reserse Kriminal Polres Luwu, AKP Faisal Syam mengungkap lokasi pembunuhan berada di antara perbatasan Kabupaten Luwu dan Wajo.

"Bahkan pelaku sempat balik ke Luwu memantau perkembangan untuk memastikan informasi korban," ucap Faisal, seperti dikutip dari Kompas.com.

Kedua pelaku ditangkap di Sika, Kabupaten Maumere, Nusa Tenggara Timur.

NB merupakan warga Dusun Orinmude, Desa Kokowahor, Kecamatan Kangae dan LR berasal dari Dusun Blatat Desa.

Pelaku membunuh korban bernama Joko Wirawan (55), warga Tanjung Pinang, Kabupaten Riau pada Jumat (10/5/2019).

Menurut pemeriksaan, motif pembunuhan karena ada rasa sakit hati dan dendam.

Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran di Mojokerto Mengaku Dendam pada Korban, Tetangganya Sendiri

Kedua pelaku juga mengaku sering mendapat bully dan ditertawakan korban.

Selain itu kedua pelaku juga menjelaskan alasan lain yang membuatnya membunuh korban.

"Kedua tersangka ini tega untuk membunuh rekannya sendiri, di mana keduanya merasa telah mengeluarkan banyak uang sementara korban belum dan meminta untuk pulang," ucap Faisal.

Kronologi kejadian

Kasus pembunuhan itu bermula saat pelaku dan korban melakukan perjalanan dari Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, menuju Gorontalo.

Pelaku mengaku saat dalam perjalanan tersebut, korban kembali mem-bully pelaku.

Saat memasuki wilayah Luwu, korban berniat bercanda dengan NB.

Sebelum kejadian itu NB sedang tertidur di dalam mobil yang dikendarai LR.

Korban secara tiba-tiba menyemburkan air dari mulutnya ke NB yang sedang tertidur.

Atas Dasar Sakit Hati, Pelaku Tusuk Korban Tiga Kali dan Buang ke Sungai Cimpu

NB yang emosi langsung mengambil sebilah badik yang disimpan di dalam tas.

Pelaku kemudian menikam korban berkali-kali di bagian dada.

Korban yang mendapat serangan sempat menangkis namun tidak berdaya.

"Dia itu bercanda saat saya berbaring. Mata saya tertutup baru dia sembur ke muka saya. Saya bangun, saya bilang 'saya tidak bisa bermain, tidak bisa bercanda, jadi enggak usah bercanda'," ucap NB mengulang perkataannya pada korban sebelum dibunuh, seperti dikutip dari Kompas.com.

Penemuan Korban

Kepolisian Polsek Suli dan TRC BPBD Luwu berupaya mengevakuasi mayat yang ditemukan warga di pinggir Sungai Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (10/5/2019) pagi.
Kepolisian Polsek Suli dan TRC BPBD Luwu berupaya mengevakuasi mayat yang ditemukan warga di pinggir Sungai Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (10/5/2019) pagi. ((KOMPAS.com/AMRAN AMIR ))

Komnas HAM: Kasus Penembakan dan Ditemukannya Peluru dalam Aksi 22 Mei Perlu Diusut Tuntas

Sebelumnya korban ditemukan warga sekitar tersangkut di Sungai Cimpu pada Jumat (10/5/2019) pagi.

Warga yang menemukan korban langsung melapor ke Polres Luwu.

Kapolsek Suli AKP Yosep Dendang menjelaskan bila korban ditemukan warga sekitar pukul 08.30 WITA.

Menurut pengamatannya korban ditemukan dalam konsisi membusuk, sehingga sulit untuk mengenali identitasnya.

Untuk mengetahui identitas korban, dilakukan autopsi di RSUD Batara Guru Belopa oelh pihak Polda Sulawesi Selatan.

Butuh waktu seminggu untuk mengungkap identitas korban, dan dapat menghubungi keluarga korban.

(TribunWow.com/Ami)

WOW TODAY:

Sumber: Kompas.com
Tags:
Alvin Faiz dan Larissa Chou CeraiLarissa ChouAlvin Faizperceraian artis
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved