Terkini Daerah
155 Warga Keracunan Makanan Buka Puasa di Kapuas, Dandim, Kapolsek hingga Bupati Turut Jadi Korban
Sebanyak 155 orang harus mendapat perawatan intensif di RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Jumat (24/5) malam.
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Sebanyak 155 orang harus mendapat perawatan intensif di RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Jumat (24/5) malam.
Sejumlah di antaranya anak-anak. Mereka menderita mual, muntah dan pusing setelah menyantap hidangan acara buka puasa bersama di Handel Simpang Aya Desa Narahan Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (23/5).
Evakuasi korban dilakukan berbagai kalangan seperti dari Pemkab Kapuas dan relawan dengan menggunakan ambulans.
Namun ada pula korban yang dievakuasi anggota keluarganya dengan menggunakan kendaraan pribadi. Korban berdatangan hingga Jumat malam.
Sementara di Desa Narahan, tim medis dari Dinkes Kapuas dan puskesmas terdekat melakukan penanganan awal.
• Puluhan Warga Kapuas Keracunan Makanan, Ini Kata Dinas Kesehatan
Apabila dirasa perlu penanganan medis lebih lanjut, maka korban segera dievakuasi ke RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo.
Menurut sejumlah korban yang ditemukan di rumah sakit, mereka sakit kepala, pusing, mual, sakit perut sampai muntah-muntah usai menyantap makanan berbuka puasa bersama di Masjid Nurul Istiqomah.
Gejala keracunan mulai dirasakan warga saat waktu sahur.
Rupanya tak hanya warga yang menjadi korban, Dandim 1011/Kualakapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono dan Kapolsek Pulau Petak Iptu Daspin pun harus menjalani perawatan di RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo, Jumat sore.
Itu karena mereka hadir dan menyantap hidangan berbuka.
“Saya ke sini juga mau berobat. Saya hadir juga di acara itu dan ikut makan sampai mengalami hal yang sama dengan warga lainnya,” kata Daspin yang terlihat lemah sampai harus dibawa menggunakan kursi roda ke ruang perawatan.
Acara juga dihadiri Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dan sejumlah pejabat pemkab.
• Puluhan Warganya Keracunan Makanan, Bupati Kapuas: Biaya Pengobatan Semua Gratis
Ben juga mengaku sakit setelah memakan hidangan berbuka. Dia bahkan harus ke toilet beberapa kali.
“Saya juga lagi panas ini. Buang air besar sampai tiga kali. Saya memang ada makan, tapi mungkin tahan dan kuat sedikit. Semoga jangan sampai diinfus,” ujar Ben usai memantau langsung kondisi warganya yang dirawat di rumah sakit, Jumat sore.
Ben mendatangi seluruh tempat pasien keracunan dirawat. “Pastikan semua dilayani dengan baik,” kata Bupati kepada Direktur RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo dr Agus Waluyo.