Breaking News:

Pilpres 2019

Zulkifli Hasan dan AHY Beri Ucapan Selamat ke Jokowi, Peneliti LIPI Berikan Pujian

Menurut Indra Samego, Zulkifli Hasan dan AHY menunjukkan sportivitas atas kekalahan capres/cawapres yang mereka usung.

Editor: Lailatun Niqmah
(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Jokowi-Maruf saat menyampaikan pidato kemenangan di Kampung Deret, Jakarta, Selasa (21/5/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Ucappan selamat untuk capres Joko Widodo (Jokowi) dari Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Komandan Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendapat apresiasi dari peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Indria Samego.

Menurut Indra Samego, Zulkifli Hasan dan AHY menunjukkan sportivitas atas kekalahan capres/cawapres yang mereka usung, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Perlu diapresiasi adalah niat baik kedua politisi itu, Zulhas dan AHY. Mereka sportif atas kekalahannya dalam Pemilu 17 April lalu dan mengucapkan selamat pada pemenangnya," ujar Indria Samego yang juga Anggota Dewan Pakar The Habibie Center ini kepada Tribunnews.com, Kamis (23/5/2019).

Prabowo Subianto di Depan Massa Aksi 22 Mei: Saya Minta Perjuangan Kita Damai

Zulhas dan AHY benar-benar memahami, bahwa menang dan kalah itu merupakan konsekuensi logis dari kontestasi.

Apakah pertemuan Zulhas dan AHY dengan Jokowi bisa jadi sinyal akan bergabungnya PAN dan Demokrat?

Indria Samego memita semua pihak menahan diri untuk berspekulasi sampai ke situ.

Karena terpenting menurut dia, Presiden terpilih sudah menawarkan ruang untuk rekonsiliasi.

"Manfaatkan itu. Indonesia pasca pemilu adalah Indonesia yang kembali bersatu. Wajar saja bila ada imbalan diberikan pada PAN dan Demokrat," tegasnya.

Jokowi-Maruf Menang Pilpres 2019, Pemerintah AS Ucapkan Selamat

Elite PKS Mendukung Pertemuan Jokowi Dan Prabowo

Elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendukung terealisasinya pertemuan antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto.

Menurut Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, pertemuan Jokowi dengan Prabowo akan berdampak positif bagi masing-masing pendukung.

"Pertemuan antar elit bagus untuk menunjukkan bahwa ada kompetisi tapi tetap ada semangat persahabatan," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini kepada Tribunnews.com, Rabu (22/5/2019).

Memang saat ini proses rivalitas masih berlangsung, setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis hasil rekapitulasi, bahwa Jokowi-KH Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo-Sandiga Uno.

Namun dia yakin satu waktu nanti, Jokowi-Prabowo akan bisa duduk bersama lagi untuk menyejukkan tensi politik pasca pilpres.

"Biarkan mengalir dan usaha dan doa dari kedua belah pihak" ucapnya.

Andre Rosiade Protes saat Prabowo Disalahkan atas Kericuhan, Najwa Shihab Ingatkan soal Nada Bicara

Sejak 17 April Jokowi Sangat Ingin Bertemu Prabowo

Jokowi mengatakan, ia sangat ingin bertemu rivalnya Prabowo Subianto. Rencana untuk bertemu Ketua Umum Partai Gerindra itu bahkan sudah muncul sejak usai pemungutan suara 17 April 2019.

"Ya rencana kan sudah sejak awal, sejak 17 April sudah ada rencana, tapi belum ketemu," kata Jokowi usai menyampaikan pidato kemenangan di Kampung Deret, Tanah Tinggi, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Jokowi menduga kendala waktu menjadikan rencana pertemuannya dengan Prabowo tak juga terlaksana.

Dia menegaskan, tetap ingin bersahabat dengan Prabowo dan seluruh pendukungnya.

"Mungkin belum ketemu waktunya. Yang jelas kita ingin terus bersahabat, terus bersilaturahim dengan Pak Prabowo dan Pak Sandiaga Uno dan seluruh pendukung yang ada," ujar Jokowi.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga menyatakan bahwa ia dan Ma'ruf Amin akan menjadi presiden dan wapres bagi seluruh rakyat Indonesia setelah dilantik pada Oktober mendatang.

KPU sebelumnya menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional untuk pilpres 2019 dalam sidang pleno pada Selasa (21/5/2019) dini hari.

Hasilnya, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang atas paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen.

Sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen. Selisih suara kedua pasangan mencapai 16.957.123 atau 11 persen. (Tribunnews.com/Srihandriatmo Malau)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Peneliti LIPI Puji Sportivitas Zulhas dan AHY Ucapkan Selamat Ke Jokowi

WOW TODAY:

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Atta HalilintarAurel HermansyahYouTubeAHHA
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved