Kabar Tokoh
Sebut Demo Tak Mengubah Hasil Pemilu, Jusuf Kalla: Bisa Berubah jika Laporan Terbukti di MK
Wakil Presiden Jusud Kalla (JK) menegaskan bahwa seberapa besar demo tak akan merubah hasil Pemilu 2019.
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Rekarinta Vintoko
Mulanya, massa yang melakukan aksi berjalan damai pada pukul 22.15 WIB tiba-tiba mencoba merusak pagar besi.
Massa juga sebelumnya sempat menantang petugas kepolisian yang sebelumnya telah menarik diri dan masuk ke dalam gedung Bawaslu.
Lalu tepat pukul 22.40 Kericuhan antara pendemo dengan petugas kepolisian tak terelekan lagi.
Dikutip dari tayangan Kompas Tv, terlihat polisi mencoba membubarkan massa dengan gas air mata.
• Update Situasi Terbaru Asrama Brimob, Massa Masih Nekat Lempari Batu dan Bom Molotov
Massa yang mulanya melempari batu kepada para polisi langsung membubarkan diri.
Terlihat massa juga masih bertahan dan hanya mundur hingga gas air mata hilang.
Lihat videonya
Pada tayangan lainnya, ada sumber api yang terlihat di sekitar massa, hal ini terjadi pada sekitar pukul 3.00 WIB dini hari Rabu (22/5/2019).
Tampak juga mobil polisi yang sedang diamankan di dekat massa, dilempari dengan batu.
Sedangkan barikade polisi berjaga dan berlindung dari lemparan-lemparan massa.
Lihat videonya
Dikutip dari Kompas.com, massa juga melakukan pembakaran pada kendaraan yang terparkir di depan Asrama Brimob di Jalan KS Tubun, Jakarta Barat.
Hingga pukul 06.00 WIB pagi, massa terlihat membentuk barikade di sebuah gang tak jauh dari Kantor Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta.
Massa yang melakukan tindakan anarkistis ini merupakan massa yang dipukul mundur dari kericuhan di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) malam.
• Rabu Pagi, Kawat Berduri Masih Terpasang di Depan Bawaslu meski Situasi Mulai Kondusif
Pada tayangan di Kompas Tv, terlihat polisi berusaha mengamankan sekitar Asrama Brimob dengan menunggu di jalan.