Terkini Internasional
Pemuda di India Tewas setelah Dikeroyok Sekelompok Pria di Pesta Pernikahan, Ini Penyebabnya
hanya duduk dan makan di kursi di sebuah pesta pernikahan, seorang pria dhajar kelompok massa hingga tewas.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Komunitas Dalit, di desa Kot yang terpencil di India masih menyimpan kemarahan sekaligus ketidakberdayaan.
Pasalnya bulan lalu, sekelompok pria berkasta lebih tinggi mengeroyok Jitendra (21) seorang pria asal komunitas Dalit.
Begitu parah luka yang diderita Jitendra sehingga pemuda itu meninggal dunia sembilan hari kemudian.
• Demi Like dan Follower Selebgram Ini Rusak Patung Berusia 200 Tahun hingga Patah
Apa salah Jitendra hingga harus kehilangan nyawa seperti itu?
Dia hanya duduk dan makan di kursi di hadapan para pria itu di sebuah pesta pernikahan.
Tak satu pun dari ratusan tamu yang hadir dalam pesta itu, termasuk seorang pemuda Dalit, mau memberi kesaksian apa yang terjadi terhadap Jitendra pada 26 April lalu.
Khawatir akan pembalasan pelaku, para tetamu paling jauh hanya mengaku berada di pesta perkawinan itu.
Hanya polisi yang secara terbuka menjelaskan peristiwa tersebut.
Makanan yang disajikan dalam pesta itu dimasak warga yang berasal dari kasta lebih tinggi.
Sebab, sebagian besar warga di kawasan terpencil itu tidak mau menyentuh makanan yang dimasak komunitas Dalit, kasta terendah dalam agama Hindu.
"Perkelahian terjadi saat makanan disajikan. Kontroversi muncul terkait siapa yang boleh duduk di kursi," kata perwira polisi Ashok Kumar.
• Legenda Balap Formula 1 Niki Lauda Hembuskan Napas Terakhir di Usia 70 Tahun
Dalit, dulu disebut sebagai "yang tak boleh disentuh", sudah lama mengalami penindasan dari warga dengan kasta yang lebih tinggi.
Komunitas Dalit masih terus mengalami kekerasan di seluruh India dan upaya untuk mengangkat komunitas ini secara sosial selalu digagalkan.
Sebagai contoh, empat prosesi pernikahan komunitas Dalit di negara bagian Gujarat diserang warga dalam pekan pertama Mei.
Masih kerap ditemukan laporan seorang anggota komunitas Dalit diancam, dipukuli, bahkan dibunuh karena sebab yang amat sepele.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan_20180606_132211.jpg)