Breaking News:

Terkini Internasional

Jokowi Jadi Cover Majalah Elite Arab Saudi, Begini Isi Pemberitaannya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampil di cover majalah elite Arab Saudi Arrajol. Dalam pemberitaannya, Jokowi membahas sejumlah hal, apa saja?

Penulis: Laila N
Editor: Mohamad Yoenus
Arrajol
Jokowi jadi cover majalah Arrajol. 

Dalam segi ekonomi, Jokowi juga menyampaikan soal peningkatan pengucuran dana desa menjadi sekitar 30 miliar dolar selama 5 tahun ke depan.

Ferdinand Hutahaean Nyatakan Mundur dari BPN, Sandiaga Uno: Terima Kasih

Jokowi menceritakan, dalam pertemuannya di Sentul, Jakarta Selatan, bahwa setengah dari populasi Indonesia tinggal di desa-desa, dengan tingkat kemiskinan yang lebih tinggi dari kota.

Oleh karena itu, ia menjajikan akan meningkatkan pengeluaran dana secara adil dan merata di desa-desa terpencil untuk mengatasi kemiskinan dan kesejahteraan rakyat.

Terkait terorisme dan ekstremisme, Jokowi mengatakan "Kami tidak takut, kami tidak takut pada terorisme."

Jokowi lantas mengungkapkan, ketika sebuah pembomban teroris terjadi di Ibu Kota Jakarta, dan dia adalah orang yang pertama tiba di lokasi.

"Saya mengatakan bahwa kami tidak takut, jika negara takut dan rakyat takut, ini adalah kegagalan yang mengerikan," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, untuk mengatasi terorisme, digunakan cara secara hukum, budaya, dan agama.

Jokowi mengatakan bahwa Indonesia bangga dengan kehadiran dua organisasi Islam moderat, seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

Di mana dua organisasi tersebut bekerja sama dengan pemerintah dalam memerangi ekstremisme dan terorisme.

Jokowi juga sempat menerangkan soal pemberantasan narkoba di Indonesia.

Cak Imin Inginkan Jokowi dan Prabowo Segera Bertemu untuk Redam Panasnya Situasi Pasca-Pilpres

Di mana saat ini pengedar narkoba asing menjadi sangat sulit untuk masuk ke Indonesia.

Jokowi mengaku sempat mendapat kritik dari badan-badan internasional, atas perintah eksekusi mereka yang dihukum karena perdagangan narkoba.

Selain narkoba, Jokowi juga mendapat pertanyaan mengenai hukuman bagi pelaku pelecehan seksual terhadap anak-anak.

"Dalam hal kejahatan seksual, tidak ada ruang untuk kompromi; kita kuat dan kita harus tegas. Kita akan mengeluarkan hukuman maksimum untuk kejahatan seksual, yang tidak akan kita lepaskan," ujar Jokowi.

Jokowi kemudian menekankan bahwa Indonesia dalam kondisi damai dan aman, serta memiliki keindahan alam yang kaya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved