Pilpres 2019

Debat Panas, BPN Ngotot Prabowo-Sandi sebagai Pemenang Pilpres, TKN: Ini Bahaya

Anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Deddy Sitorus terlibat debat panas dengan Anggota BPN Prabowo-Sandi, Vasco Ruseimy soal pemenang kontestasi Pilpres 2019.

Capture iNews Sore
Anggota Tim Kemenangan Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Deddy Sitorus terlibat debat panas dengan Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Vasco Ruseimy. 

TRIBUNWOW.COM - Anggota Tim Kemenangan Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Deddy Sitorus terlibat debat panas dengan Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Vasco Ruseimy.

Debat tersebut terjadi saat Vasco ngotot bahwa Prabowo-Sandi yang akan memenangkan Pilpres 2019

Hal tu tampak saat Deddy dan Vasco menjadi narasumber acara iNews Sore, Sabtu (17/5/2019).

UPDATE Real Count Situng KPU Pilpres 2019, Prabowo Raih 59 Juta Lebih Suara, Data Masuk 88 Persen

Awalnya, pembawa acara melontarkan pertanyaan kepada Vasco terkait bagaimana jika klaim kemenangan Prabowo-Sandi tak sesuai dengan hasil keputusan rapat pleno KPU.

"Jika kemudian rapat pleno KPU tanggal 22 Mei 2019 memutuskan hasil yang menang ternyata tidak sebagaimana yang Anda gembar-gemborkan di media dialog ini, akan seperti apa?," tanya pembawa acara.

Dengan tegas Vasco mengatakan bahwa Prabowo-Sandi tidak akan kalah dalam Pilpres 2019.

Menurutnya, pemenang pilpres kali ini adalah paslon 02, lantaran sudah didukung data-data yang lengkap.

"Enggak ada jika-jika, orang kita menang, data kita sudah lengkap kok, kita menang," ujar Vasco.

"Ya kan kalah," timpal Deddy.

Singgung Laporan Tindak Kecurangannya Diproses, BPN: Bawaslu Kemarin Sudah Putuskan Hal Agak Nyata

Ucapan Deddy tersebut tampak tak diterima oleh Vasco.

"Kalau bilang kalah ini framing, ini enggak boleh, jadi kan kita punya data," tegas Vasco.

Deddy kemudian menyatakan jika dalam rapat pleno KPU memutuskan bahwa Prabowo-Sandi yang menjadi pemenang, maka kubu Jokowi-Ma'ruf akan menerima hasil tersebut.

Namun, Deddy menanyakan kepada Vasco bagaimana sikap kubunya jika hasil dalam rapat pleno KPU memutuskan bahwa Jokowi-Ma'ruf yang menjadi sebagai pemenang pilpres.

"Saya boleh, kalau kami kalah kami akan terima, kalau kalian gimana?" tanya Deddy sambil menunjuk Vasco.

Terlihat saat itu perdebatan terjadi antara Deddy dengan Vasco.

Deddy beberapa kali meminta tanggapan ke Vasco bagaimana jika nanti yang kalah adalah Prabowo-Sandi.

Namun, Vasco terlihat tetap kekeuh dengan pernyataannya bahwa Prabowo-Sandi tidak akan kalah.

Sebut KPU Lakukan Banyak Pelanggaran Pemilu, Sandiaga Uno: Ini Bukan soal Kalah-Menang

Ia berulang menegaskan bahwa paslon 02 tersebut yang akan memenangkan Pilpres 2019.

"Kita enggak akan kalah, kita punya data kok jelas, kita enggak kalah," tegas Vasco.

Mendengar pernyataan tersebut, Deddy kembali memberikan respons sembari menunjuk Vasco.

"Berarti kan enggak siap kalah," timpal Deddy.

"Saya sudah bilang kalau yang menang Pak Prabowo kita terima supaya negara ini aman dan damai," sambungnya.

Anggota Tim Kemenangan Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Deddy Sitorus terlibat debat panas dengan  Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Vasco Ruseimy.
Anggota Tim Kemenangan Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Deddy Sitorus terlibat debat panas dengan Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Vasco Ruseimy. (Capture iNews Sore)

Saat itu, Vasco mengaku bersyukur jika nanti Prabowo berhasil memenangkan pilpres kali ini.

"Kalau Pak Prabowo kalah terima enggak?" ujar Deddy dengan nada meninggi.

Kembali lagi, Vasco masih tetap menyatakan hal yang sama bahwa Prabowo tidak akan kalah dalam Pilpres 2019.

"Loh kita enggak kalah kok," jelas Vasco.

"Kita menang kok," tambahnya.

Mendengar perdebatan tersebut, terdengar pembawa acara lantas tertawa.

Tangkap 9 Teroris, Polisi Sebut akan Beraksi di Kerumunan Massa saat KPU Umuman Hasil Pemilu 22 Mei

Tampak keduanya kembali terlibat debat terkait siapa yang akan menjadi Presiden 2019-2024.

Kemudian TKN menilai bahwa sikap Vasco tersebut menujukkan bahwa dirinya tidak menerima jika Jokowi-Ma'ruf yang akan memenangkan pilpres.

"Berarti ini kan enggak terima," kata TKN sembari menunjuk Vasco.

"Ini bahaya, berbahaya bagi negara ini," tandas TKN.

Simak videonya dari menit 2.40.

(TribunWow.com/Atri)

WOW TODAY:

Ikuti kami di
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved