Terkini Internasional
Mantan Raja Belgia Albert II Diminta Tes DNA setelah Muncul Dugaan Miliki Anak Tidak Sah
Mantan Raja Belgia Albert II diminta pengadilan tunduk pada perintah tes DNA,setelah adanya dugaan bahwa Albert II miliki anak dari hubungan tidak sah
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Mantan Raja Belgia Albert II diminta pengadilan tunduk pada perintah tes DNA.
Perintah tersebut muncul setelah adanya dugaan bahwa Albert II memiliki anak dari hubungan tidak sah.
Jika tidak mau melakukan tes DNA, Albert II akan menghadapi denda harian 5.000 euro atau sekitar Rp 80,7 juta.
Laporan BBC pada Kamis (16/5/2019) menyebutkan, pria berusia 84 tahun itu sebelumnya menolak untuk menjalani tes untuk membuktikan pengakuan seorang seniman Belgia yang mengaku sebagai putrinya.
• Ramalan Zodiak Besok Sabtu 18 Mei 2019: Gemini Melakukan Hal yang Disukai, Cancer Bersedih
"Saya yakin, raja akan tunduk pada tes ini karena ada jaminan hasilnya tetap rahasia," ucap pengacara Albert, Guy Hiernaux, kepada AFP.
Seorang seniman bernama Delphine Boel mengajukan tuntutan kep pengadilan tinggi Brussels pada 2013 agar membuat Albert mengakui dia adalah putrinya.
Boel mengklaim lahir pada 1968 dari hubungan gelap antara Albert yang dulu masih bergelar putra mahkota dengan seorang perempuan bernama Sibylle de Selys Longchamps.
Sebagai informasi, Albert telah menikah dengan Paola Ruffo di Calabria pda 1959 Mantan raja yang dulu berkuasa pada 1993-2013 itu selalu menolak mengakui Boel sebagai putrinya.
Namun pada Oktober lalu, Pengadilan Banding brussels memutuskan untuk mendukung Boel.
Hakim memerintahkan Albert untuk menyerahkan sampel genetik.
• Viral Kasus WNI Sembunyi di Roda Pesawat di Bandara Malaysia karena Tak Punya Uang, Ini Kata BP3TKI
Albert menolak tes apa pun sehingga persidangan kembali digelar dan pengadilan kembali memberikan perintah tes DNA atau denda harian pada Kamis (16/5/2019).
Mantan raja itu sekrang harus menyerakan sampel air liur kepada ahli forensik yang ditunjuk.
Nantinya, tim akan melakukan analisis komparatif dengan DNA Boel dan ibunya.
Pengadilan menyatakan, hasil tes DNA akan tetap rahasia sampai akhir proses hukum yang bisa memakan waktu hingga satu tahun.
Pengacara Boel, Marc Uyttendaele, mengatakan kliennya sedang menenangkan diri dan menghindari media.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/mantan-raja-belgia-albert-ii.jpg)