Pilpres 2019

MK Angkat Bicara soal Tudingan Tidak Serius Proses Sengketa Pilpres: Tak Mungkin Puaskan Semua Pihak

Menurut Ketua MK Anwar Usman, pasti akan ada salah satu pihak yang merasa dirugikan oleh putusan pengadilan.

MK Angkat Bicara soal Tudingan Tidak Serius Proses Sengketa Pilpres: Tak Mungkin Puaskan Semua Pihak
Tribunnews.com/Lendy Ramadhan
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman 

TRIBUNWOW.COM - Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu, kini giliran Mahkamah Konstitusi (MK) yang dituding tidak serius menangani proses sengketa Pilpres 2019.

Menanggapi tudingan-tudingan yang ada, Ketua MK Anwar Usman angkat bicara.

Menurut Anwar, tidak mungkin keputusuan MK bisa memuaskan semua pihak.

"Yang jelas sebuah putusan itu, pasti pro kontra pun akan ada," kata Anwar di kediaman Ketua DPD Oesman Sapta Odang ( OSO), Setiabudi, Jakarta, Rabu, (15/5/2019).

IY Terduga Perekam Video Ancam Penggal Kepala Jokowi Ngaku Tak Tahu Ucapan HS, Ini Fakta Sosoknya

Sampai kapanpun menurut Anwar putusan pengadilan tidak akan bisa memuaskan semua pihak.

Pasti akan ada salah satu pihak yang merasa dirugikan oleh putusan pengadilan.

"Sampai kapanpun seorang hakim atau pengadilan dalam menjalankan putusan tidak mungkin memuaskan semua pihak. Pro kontra itu pasti ada," katanya.

Terkait 19 ribu truk formulir C1 bukti dugaan kecurangan yang tidak diproses MK pada Pilpres 2014 lalu, Anwar Usman enggan mengomentarinya.

Menurutnya kode etik seorang hakim tidak boleh mengomentari putusan yang telah dijatuhkan.

Andre Rosiade sebut BPN Bisa akan Boikot Pilpres, Yunarto Wijaya: Tambah Lagi yang Enggak Dipercaya

"Ya gimana ya, sekali lagi, kami, ya saya, tidak boleh mengomentari lagi sebuah putusan yang sudah dijatuhkan," pungkasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved