Kabar Tokoh

4 Jam Diperiksa KPK, Menteri Agama: Prosesnya Berlangsung Lancar dan Tak Ada Kendala

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin memenuhi panggilan pemeriksaan oleh KPK sebagai saksi kasus dugaan suap seleksi jabatan di Kemenang Jatim

4 Jam Diperiksa KPK, Menteri Agama: Prosesnya Berlangsung Lancar dan Tak Ada Kendala
Tribunnews/JEPRIMA
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin telah memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur. 

Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Ia tampak keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 14.40 WIB.

Seusai diperiksa sejak pukul 10.00 WIB tadi, Lukman enggan menjelaskan materi pemeriksaannya.

"Terkait dengan materi perkara saya mohon dengan sangat untuk sebaiknya menanyakan langsung kepada KPK. Karena mereka yang paling tahu untuk memilah dan memilih mana hal-hal yang layak untuk konsumsi publik dan mana yang tidak. Karena proses ini masih sedang berlangsung," kata Lukman.

KPK Sebut Menag Lukman Hakim Saifuddin Dapat Kompensasi Rp 10 Juta dari Kakanwil Kemenag Jatim

Lukman merasa tidak etis jika menjelaskan materi pemeriksaannya.

Oleh karena itu, ia menghormati upaya penyidik yang sedang menangani kasus ini.

Lukman menilai penyidik KPK telah bekerja secara profesional.

Ia merasa nyaman menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan penyidik.

Meski demikian, ia tak mengingat secara rinci berapa jumlah pertanyaan yang diajukan penyidik KPK.

"Waduh banyak sekali, saya enggak hafal (jumlah pertanyaannya). Saya merasa bersyukur semua prosesnya berlangsung dengan lancar dan tidak ada kendala apa pun. Saya bersyukur bisa memenuhi kewajiban konstitusional saya selaku warga negara yang tentu harus kooperatif dengan lembaga penegak hukum," kata dia.

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Dua Saksi dari Kemenag terkait Kasus Dugaan Suap Romahurmuziy

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved