Breaking News:

Tanya Pak Ustaz

Tanya Pak Ustaz: Bolehkah Berhubungan Suami-Istri pada Malam Hari di Bulan Puasa Ramadan?

Jawaban Pak Ustaz saat ditanya amalan bolehkah berhubungan suami-istri pada malam hari bulan puasa Ramadan.

Tayang:
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Astini Mega Sari

TRIBUNWOW.COM - Konsultasi Ramadan dan Idul Fitri 2019/1440 hijriah.

Pertanyaan:

Bolehkah berhubungan suami-istri pada malam hari bulan puasa Ramadan?

Tanya Pak Ustaz: Benarkah Tidur saat Menjalankan Puasa Ramadan Itu Berpahala?

Jawaban:

Bagi pasangan suami istri, berhubungan badan pada malam hari di bulan Ramadan itu diperbolehkan.

Pada malam hari Ramadan, semua hal kembali seperti ketika di bulan selain Ramadan.

Makan, minum, dan berhubungan suami istri adalah sesuatu yang halal untuk dilakukan.

Hal tersebut juga tak akan mempengaruhi amalan puasa di siang hari.

Tanya Pak Ustaz: Bagaimana Hukum Membersihkan Kotoran Dalam Hidung dan Telinga saat Puasa Ramadan?

Hal ini juga seperti dijelaskan dalam Surat Al-Baqarah ayat 187 berikut:

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ ۗ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۖ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

Artinya: "Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka.

Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.

Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 187).

Wahid Ahmadi
Wahid Ahmadi (Facebook/Wahid Ahmadi)

Wahid Ahmadi

Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah

Kirim pertanyaan Anda seputar puasa Ramadan dan Idul Fitri ke nomor WhatsApp 081 327 13 7 232.

Identitas pengirim, nama dan nomor WhatsApp tidak kami publikasikan.

(TribunWow.com)

WOW TODAY:

Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved