Breaking News:

Kabar Tokoh

Bahas soal Kasus Novel Baswedan, Cak Nun Tuding Pihak Ini sebagai Terduga Dalang Penyerangan

Budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun), angkat bicara soal kasus penyerangan Novel Baswedan.

Tayang:
Penulis: Laila N
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Youtube/Najwa Shihab
Cak Nun saat berbicara dalam acara peringatan penyerangan terhadap Novel Baswedan, Kamis (11/4/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun), angkat bicara soal  kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Dilansir oleh TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan dalam acara Catatan Najwa yang diunggah kanal YouTube Najwa Shihab, Sabtu (4/5/2019).

Cak Nun juga menyoroti soal pihak yang ia anggap sebagai dalang di balik penyerangan Novel Baswedan.

Awalnya, presenter Najwa Shihab memaparkan bahwa berdasarkan catatan ICW, sejak 1996, sudah ada 115 pegiat anti-korupsi yang menerima teror.

"Jadi sekali lagi, apa yang terjadi pada bang Novel Baswedan, tidak bisa dilihat dalam urusan individu semata," ungkap Najwa dalam acara peringatan kasus Novel Baswedan, Kamis (11/4/4/2019) lalu.

Timses Ungkap Isi Surat Ahmad Dhani Buat Bawaslu, Kutip Kata Cak Nun hingga Minta Hitung Ulang Suara

Najwa juga menyebut, bahwa serangan terhadap Novel Baswedan merupakan serangan pada KPK sebagai institusi.

Cak Nun yang mendapat kesempatan berbicara kemudian mengungkapkan pendapatnya.

Awalnya, Cak Nun menyinggung soal dirinya yang mulai menjaga jarak dari Indonesia, supaya mendapat pemahaman baru mengenai Indonesia, sejak 22 Mei 1998 setelah pelengseran Soeharto.

Cak Nun mengaku, setelah bertemu dengan Novel Baswedan, menurutnya Indonesia saat ini harus ditolong.

Cak Nun menyebut, saat ini Indonesia masalahnya ada pada sang sopir, jika diibaratkan dengan bus.

"Jika diibaratkan bus, Indonesia ini masalahnya ada pada sopirnya, atau pada kondekturnya yang ngentit (mengutil) uang, atau pada kernetnya yang kalau memberi kode pada sopirnya itu dikeliru-kelirukan, supaya nabrak-nabrak belakangnya, atau mesinnya yang rusak, atau seluruh sistem bus ini yang harus direvolusi?," ujar Cak Nun.

"Atau ganti bus saja," imbuhnya.

Cak Nun kemudian mengibaratkan KPK dengan kesebelasan anti-korupsi, melawan kebelasan korupsi.

Dalam penjelasannya, Cak Nun menuding terduga dalang di balik penyerangan terhadap Novel Baswedan adalah pihak-pihak yang mengklaim dirinya peduli terhadap isu anti-korupsi.

"Ini ada kejadian aneh, lo ini sesama pemain kesebelasan anti-korupsi kok ada yang memasukkan bola ke gawangnya sendiri, mestinya kan di sana gawangnya, jadi KPK kegolan, hukum kegolan, moralitas kegolan, ini ada apa ini?," ungkap Cak Nun.

Gatot Nurmantyo Kisahkan Pertemuan Prabowo, Marsekal Hadi hingga Hendropriyono, Pembawa Acara: Wow

Halaman 1/3
Tags:
Novel BaswedanCak NunNajwa ShihabMata Najwa
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved