Breaking News:

Pilpres 2019

Soal Dugaan Kecurangan Pemilu, BPN Prabowo-Sandi: Silakan Dilaporkan kalau Ada Pihak Kami yang Salah

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade angkat bicara soal dugaan laporan kecurangan Pemilu 2019.

instagram/sandiuno
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. 

TRIBUNWOW.COM - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade angkat bicara soal dugaan laporan kecurangan Pemilu 2019.

BPN, kata Andre Rosiade, mempersilakan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin untuk melaporkan dugaan kecurangan pemilu yang menguntungkan pihaknya.

Lebih lanjut, Andre mengatakan, kecurangan itu termasuk yang dilakukan oleh tim sukses atau pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02.

"Kalau ada tim kami yang salah, monggo dilaporkan. Silakan dilaporkan kalau ada pihak kami yang salah," ujar Andre ketika dihubungi, Kamis (2/5/2019).

Andre Rosiade tanggapi alasan pernyataan Wiranto yang sempat menyebut kabar hoaks dapat dijerat Undang-Undang (UU) Terorisme, Selasa (26/3/2019).
Andre Rosiade tanggapi alasan pernyataan Wiranto yang sempat menyebut kabar hoaks dapat dijerat Undang-Undang (UU) Terorisme, Selasa (26/3/2019). (Capture Live tvOne)

Andre mengatakan, sejak awal pihaknya memang menginginkan pemilu yang jujur dan adil.

Hal ini berlaku untuk dua kubu pada Pemilihan Presiden 2019.

Menurut Andre, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto juga sudah mengingatkan tim kampanye mengenai ini.

"Semangat Pak Prabowo itu adalah pemilu jurdil tanpa kecurangan. Berkali-kali dia imbau kepada kami agar jangan ada kecurangan," kata dia.

Dicecar Najwa soal Lokasi Hitung Real Count Kubu 02, Arief Poyuono Mengaku Pernah Dapat Ancaman

Setelah dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Andre berharap pelakunya bisa menerima hukuman.

BPN juga mengumpulkan dugaan kecurangan yang menguntungkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Setelah komplet datanya kita laporkan secara resmi. Jadi kita minta TKN laporin aja kalau memang ada datanya. Enggak usah ngoceh-ngoceh di media," ujar Andre.

Direktorat Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menerima 14.843 laporan dugaan pelanggaran atau kecurangan yang menguntungkan paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di dalam negeri.

Najwa Shihab sampai Tertawa saat Adian Napitupulu Malah Minta Eggi Sudjana dan Arief Poyuono Debat

Sebelumnya, Direktur Hukum dan Advokasi TKN, Ade Irfan Pulungan, mengatakan, laporan tersebut diterima dari berbagai pihak melalui posko pengaduan yang telah dibuka sejak 9 April 2019.

"Ada 14.843 laporan pengaduan yang masuk melalui posko pengaduan ini hampir di seluruh nasional, Indonesia, mulai dari Aceh sampai dengan Papua," kata Ade saat konferensi pers di Rumah Cemara, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved