Terkini Daerah
Update Terbaru Kasus Pembunuhan Guru Honorer, Begini Kronologi saat Rekonstruksi Kejadian
Kasus pembunuhan Budi Hartanto, yang mayatnya ditemukan tanpa kepala dan terbungkus koper di Blitar, Jawa Timur, memasuki babak babak baru.
Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Kasus pembunuhan Budi Hartanto, seorang guru honorer yang mayatnya ditemukan tanpa kepala di dalam koper di Blitar, Jawa Timur, memasuki babak baru.
Dalam proses rekonstruksi kejadian yang dilakukan pada Rabu (24/4/2019), dimulai dari warung nasi goreng milik satu dari dua orang tersangka, yakni Aris Sugianto (34), yang terletak di Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Warung tersebut diketahui merupakan tempat pertama kali tersangka Aris dan korban bertemu pada saat kejadian.
Dari pertemuan di warung tersebut, keduanya lalu masuk ke dalam kamar untuk selanjutnya melakukan hubungan sesama jenis.
Setelah itu Aris dan Budi sempat cekcok hingga kemudian datanglah Aziz Prakoso (23), yang mencoba menengahi perdebatan keduanya.
• Viral Pengakuan Pelaku Penyebar Video Panas Artis di Twitter, Minta Maaf ke Jonatan Christie
Keterlibatan Azis dalam perdebatan keduanya mengakibatkan korban merasa marah hingga pada akhirnya ia mengambil sebilah pisau dan mengarahkannya ke Azis.
Tapi ternyata meleset dan pada akirnya pisau tersebut berhasil direbut oleh Azis.
Kemudian keadaan justru berbalik dengan Azis membacok korban hingga mengenai bagian tangannya.
Ia lalu membacok korban lagi hingga mengenai bagian leher korban sampai menyebabkan korban terjatuh.
Selanjutnya, tersangka Aris kemudian membekap mulut korban menggunakan sehelai kain agar korban tak berteriak.
Hingga pada akhirnya koban kehabisan nafas dan tewas karena hal tersebut.
• Gunakan Koper Milik Ibu untuk Buang Mayat Budi Hartanto, Ini Kata Pelaku pada sang Ibu
Kedua tersangka lalu berupaya untuk membuang tubuh korban yang sudah tak bernyawa.
Agar tak menimbulkan rasa curiga, korban kemudian dimasukkan ke dalam koper milik ibu tersangka Aris.
Namun lantaran koper tersebut tidak muat untuk menampung tubuh korban, , kedua tersangka kemudian memutuskan untuk memenggal kepala korban agar koper tersebut cukup untuk menampung tubuh korban.
Tubuh korban lalu dibuang di sungai bawah jembatan Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/rekonstruksi-guru-budi-koper-2.jpg)