Pilpres 2019
Diminta TKN Buka Data C1, BPN Prabowo-Sandi: Kenapa Risau, Nanti Bukti akan Kami Sampaikan ke KPU
Menurut Ferry, bukti-bukti yang dikumpulkan oleh BPN nantinya akan diserahkan ke KPU atau Bawaslu, sehingga TKN tak perlu risau.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, meminta kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membuka data form C1 mereka.
Menanggapi permintaan tersebut, Direktur Relawan BPN, Ferry Mursyidan Baldan mengaku heran.
Menurut Ferry, bukti-bukti yang dikumpulkan oleh BPN nantinya akan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) atau Bawaslu, sehingga TKN tak perlu risau.
"Kenapa TKN yang risau, kan seharusnya KPU. Bukti itu nanti kami catatkan dan lengkapi dan kami sampaikan pada KPU atau Bawaslu. Lalu kenapa TKN yang risau. TKN kan sama dengan BPN, bukan penyelenggara pemilu, lalu kenapa hati kau yang risau," ujar Ferry di Posko Pemenangan, Jalan Kertanegara nomor 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, (25/4/2016).
Ferry tidak gentar dengan ancaman kubu TKN Jokowi-Maruf membuka data kecurangan.
• Arsul Sani Sebut Salah Input Data C1 Tak Berarti Untungkan Jokowi-Maruf: Jadi Jangan Lebay
Ferry mengatakan pihaknya juga memiliki sejumlah bukti kecurangan.
"Sudah kalau dia punya data silahkan,kami punya data. Kita bukan adu tesis, adu data itu kan validitas dan pembuktiannya ketika ada diproses rekapitulasi,"katanya.
Ferry meminta kubu Jokowi-Ma'ruf tidak risau dengan formuli C1 yang dimilikinya. Form C1 yang menjadi basis rekapitulasi kubu Prabowo-Sandi menurutnya akan dilampirkan kepada KPU dan Bawaslu.
"Engga usah terlalu risau dan baper TKN, kami tidak akan membual karena seluruh prosesnya berbasis C1. Penelusuran bentuk kecurangan mulai dari tingkat TPS lalu PPK," pungkasnya. (Tribunnews.com/Taufik Ismail)
WOW TODAY: