Kabar Tokoh

Jokowi Dinobatkan sebagai Pemimpin Paling Populer di Dunia oleh Media Asing, Lampaui Putin dan Trump

Sebuah media online internasional, Gzeromedia.com, menobatkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai pemimpin terpilih paling populer di dunia.

Jokowi Dinobatkan sebagai Pemimpin Paling Populer di Dunia oleh Media Asing, Lampaui Putin dan Trump
(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Calon Presiden no urut 01, Joko Widodo memberikan orasi politik saat kampanye akbar bertajuk Konser Putih Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Sebuah media online internasional, Gzeromedia.com, menobatkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai pemimpin terpilih paling populer di dunia.

Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut seperti diwartakan program Prime Time BeritaSatu, Selasa (23/4/2019) petang.

Dalam penobatan Gzeromedia.com itu, Jokowi memperoleh peringkat pertama pemimpin paling populer dunia dengan perolehan skor sebesar 71 persen.

UPDATE Hasil Real Count KPU Rabu 24 April Pukul 07.00 WIB: Prabowo-Sandi Masih Unggul di 12 Provinsi

Peroleh angka itu diambil dari hasil survei yang dilakukan oleh Gzero Media.

Sementara pada urutan kedua ada Presiden Rusia Vladimir Putin, yang kemudian di susul oleh Perdana Menteri India Narendra Modi.

Putin tercatat mengantongi skor 64 persen.

Sementara Modi memperoleh skor penilaian 63 persen.

Selain ketiga tokoh dunia tersebut, ada sejumlah tokoh lain yang juga masuk delapan besar pemimpin paling populer di dunia.

Mahfud MD Beberkan Alasan Mengapa Ia Yakin KPU Tak Mungkin Curang dan Diintervensi saat Pilpres 2019

Mereka adalah Kanselir Jerman Angela Markel dengan perolehan skor 53 persen, Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memiliki skor 42 persen, serta Presiden Argentina Mauricio Macri yang mengantongi skor 30 persen.

Selain itu ada pula Presiden Perancis Emmanuel Maccron yang yang memiliki skor 27 persen, dan Perdana Menteri Inggris Theresa May dengan perolehan 22 persen.

Simak videonya:

 Muhammadiyah Usulkan Jokowi dan Prabowo Bertemu bersama Seluruh Timses, Demi Terciptanya Persatuan

Pernah Masuk 100 Tokoh Paling Berpengaruh 2015 Versi Majalah Time

Pada tahun 2015, Jokowi juga pernah masuk dalam jejeran 100 tokoh paling berpengaruh versi majalah Time.

Dilansir oleh Kompas.com, situs resmi Time, pada 16 April 2015, menyatakan, Presiden Jokowi masuk dalam kategori "Leaders” bersama 31 sosok berpengaruh lainnya, antara lain Presiden AS Barack Obama, mantan Menteri Luar Negeri AS yang kini maju sebagai bakal calon presiden negara itu dari Partai Demokrat Hillary Clinton, Presiden Tiongkok Xi Jinping, Perdana Menteri India Narendra Modi, Kanselir Jerman Angela Merkel, dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Time menampilkan pendapat mantan Presiden Bank Dunia dan mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Paul Wolfowitz, terkait kiprah Jokowi.

Wolfowitz menjuluki Jokowi sebagai "Indonesia's anti-extremist".

Wolfowitz membeberkan perjalanan karier Jokowi.

Pemilu 2019 Diapresiasi Dunia, Aria Bima: Kenapa Framing-nya Pemilu yang Begitu Kotor?

Dari pemuda sederhana yang kemudian menjadi pengusaha dan politisi, yaitu sebagai Wali Kota Solo yang sukses, gubernur salah satu megacity terbesar di dunia, sampai menjadi presiden.

Wolfowitz menulis bahwa Jokowi merupakan "orang biasa" pertama yang mampu mencapai prestasi tersebut. Sejak terpilih, Jokowi telah memancarkan aura youthful dan pendekatan yang dekat dengan rakyat.

Secara khusus, Wolfowitz terkesan dengan keberanian Jokowi melawan kaum ekstremis berbasis agama yang menolak penunjukan seorang perempuan Kristen sebagai lurah di kawasan Jakarta Selatan.

Wolfowitz tampaknya merujuk pada penunjukan Susan Jasmine Zulkifli sebagai lurah di Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tahun 2013.

Di bagian akhir tulisannya, Wolfowitz menambahkan, komitmen Jokowi mempertahankan keberagaman budaya dan agama sangat penting.

 Jadwal Real Count KPU Resmi Diumumkan dan Tahapan Selanjutnya hingga Pelantikan Presiden dan Wapres

Hal itu tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga bagi dunia yang memerlukan Indonesia sebagai contoh negara Muslim berdemokrasi yang sukses.

Namun, Jokowi harus memaksimalkan popularitasnya dan melakukan perubahan di Indonesia serta melawan pihak dan kepentingan yang menolak adanya perubahan.

Majalah Time juga pernah menampilkan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam daftar bergengsi itu pada tahun 2009.

Perolehan Suara Jokowi di Pilpres 2019

Sementara itu di Pilpres 2019, Jokowi sebagai calon presiden petahana tercatat memperoleh kemenangan berdasarkan hasil quick count.

Berdasarkan perhitungan hasil quick count dari sejumlah lembaga survei, Jokowi memperoleh suara sekitar 54 persen.

Sementara lawan politiknya, calon presiden 02, Prabowo Subianto memperoleh skor sekitar 45 persen.

Apabila melihat hasil real count KPU, hingga Rabu (24/4/2019) pukul 07.00 WIB, Jokowi juga tercatat unggul sementara dari Prabowo.

Hitungan ini berdasarkan suara yang baru masuk untuk real count pilpres 2019 sebesar 26,95728 persen.

Perolehan itu berdasarkan real count sebanyak 219.257 TPS dari total 813.350 TPS.

Kritik Mahfud MD soal Sistem Pemilu, Presidential Threshold hingga Banyaknya Petugas KPPS yang Gugur

Jokowi-Ma'ruf mendapatkan perolehan sebesar 55,41 persen.

Jumlah itu didapat berdasarkan perolehan 22.866.741 suara.

Sementara Prabowo-Sandi mendapatkan 44,59 persen dari perolehan 18.402.529 suara.

Hasil real count KPU, Rabu (24/4/2019) pukul 07.00
Hasil real count KPU, Rabu (24/4/2019) pukul 07.00 (pemilu2019.kpu.go.id)

(TribunWow.com/Ananda Putri Octaviani)

WOW TODAY:

Ikuti kami di
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved