Breaking News:

Pilpres 2019

Jokowi Beri Pesan soal Istilah 'Cebong dan Kampret', Lihat Reaksinya saat Ditanya Pembawa Acara

Soal istilah 'cebong dan kampret' yang ramai digunakan sebelum pemilu, begini pesan khusus Jokowi yang minta semuanya dihentikan.

Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Mohamad Yoenus
Capture Facebook Presiden Joko Widodo
Jokowi saat kampanye di Stadion GBK Jakarta. 

TRIBUNWOW.COM - Masa sebelum pemilu digelar, ada beberapa istilah yang muncul dan kemudian kerap digunakan masyarakat.

Satu di antaranya adalah istilah "Cebong dan Kampret" yang kerap dikaitkan sebagai sebutan bagi pendukung kedua pasangan calon (paslon).

Terkait penggunakan istilah itu, calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo memberikan pesan khusus setelah pemilu selesai digelar Rabu (17/4/2019).

Dikutip dari channel YouTube official iNews, Senin (22/4/2019), awalnya Jokowi ditanya oleh pembawa acara soal istilah 'cebong dan kampret' yang banyak digunakan di media sosial.

"Bermula sejak Pilkada, sampai saat ini di pemilu 2019, ada sebutan yang kurang bagus Pak di masyarakat, ada kelompok cebong, ada kelompok kampret, gimana Pak Jokowi karena Pak Jokowi juga suka buka sosmed pasti Pak Jokowi juga familiar dengan istilah itu," tanya pembawa acara.

Jika Bertemu dengan Prabowo, Jokowi akan Sampaikan Pesan Khusus

 

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengimbau penggunaan istilah 'cebong' dan 'kampret' dihentikan.
Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengimbau penggunaan istilah 'cebong' dan 'kampret' dihentikan. (Akun YouTube Official iNews)

Melihat pertanyaan tersebut, Jokowi tampak tertawa lepas.

Ia juga tampak mendengakkan kepalanya beberapa saat sebelum akhirnya  menjawab pertanyaan tersebut.

"Sudahlah, sudah ini yang namanya kehendak rakyat sudah ditentukan di 17 April kemarin, di hari pencoblosan sudah," tegas Jokowi.

"Setelah itu sudahlah, enggak ada lagi istilah cebong, kampret, stop, udah enggak ada lagi," lanjut Jokowi.

Pandangan Pengamat soal Kisruh Tudingan Data Bohong Lembaga Survei: Ini Enggak Masuk Akal

Ia kemudian berpesan agar semua pihak saling berangkulan dan kembali menjalin hubungan baik satu sama lain.

"Kita kembali lagi berangkulan sebagai saudara sebangsa setanah air, enggak ada lagi yang namanya 01, atau 02, satu, dua enggak ada," kata Jokowi.

"Satu tambah dua yang ada itu, artinya ya itu sila ketiga Pancasila persatuan Indonesia itu yang harus diutamakan," tambahnya.

Dikatakan oleh Jokowi, kontestasi politik adalah acara lima tahunan yang akan selalu berulang dalam lima tahun sekali.

Kata Refly Harun soal Bupati Mandailing Natal Mundur dari Jabatannya karena Jokowi Kalah di Madina

Untuk itu tidak ada gunanya berbeda pendapat sampai menimbulkan perpecahan.

"Kembali lagi ini kontestasi politik yang setiap lima tahun itu ada, ya kalau sudah selesai kontestasi sekali lagi marilah kita bersama-sama berangkulan bersatu membangun bersama-sama negara ini," kata Jokowi.

"Nanti ada lagi lima tahun ke depan kontestasi politik lagi pesta demokrasi lagi ya kita songsong lagi," tegasnya.

Lihat videonya di menit 7.44:

WOW TODAY:

(TribunWow.com/Nila)

Tags:
CebongKampretJokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved