Breaking News:

Terkini Internasional

Viral, Melapor Kena Pelecehan Seksual Kepala Sekolah, Perempuan Ini Justru Dibakar hingga Tewas

Seorang gadis di Bangladesh tewas setelah disiram minyak tanah dan dibakar di sekolahnya.2 minggu sebelumnya, ia melapor dilecehkan kepala sekolah.

Editor: Lailatun Niqmah
family handout
Image caption Nusrat Jahan Rafi.Wanita di Bangladesh yang dibakar hingga tewas setelah melaporkan pelecehan seksual sang kepala sekolah. 

'Saya mencoba membawanya ke sekolah'

Nusrat Jahan Rafi berasal dari kota kecil, datang dari sebuah keluarga yang konservatif, serta belajar di sekolah agama.

Bagi seorang perempuan dalam posisinya, melaporkan pelecehan seksual bisa mendapat konsekuensi berat.

Korban kerap menerima penghakiman dari komunitasnya, pelecehan - secara langsung maupun daring - dan dalam beberapa kasus, serangan fisik dengan kekerasan.

Nusrat mengalami semua pengalaman tersebut.

Pada tanggal 27 Maret, sesudah ia melapor, polisi menangkap sang kepala sekolah.

Namun persoalannya memburuk bagi Nusrat.

Sekelompok orang berkumpul di jalan menuntut pembebasan si kepala sekolah.

Protes ini diatur oleh dua orang murid laki-laki.

Politisi setempat diduga ikut hadir di sana.

Orang-orang mulai menyalahkan Nusrat.

Keluarganya mulai merasa khawatir akan keselamatannya.

Tak urung, pada tanggal 6 April, atau sebelas hari sesudah pelecehan seksual terhadapnya, Nusrat datang ke sekolah untuk menghadiri ujian akhir.

"Saya mencoba membawa saudari saya itu ke sekolah dan masuk ke dalam, tapi saya dihentikan dan tak diperbolehkan masuk," kata saudara Nusrat, Mahmudul Hasan Noman.

"Kalau saya tak dihentikan, hal seperti itu tak akan terjadi pada saudari saya itu," katanya.

Mahfud MD hingga Iwan Fals Komentari Banyaknya Korban saat Pemilu 2019, Minta Evaluasi dari KPU

s
Image caption Kakak Nusrat Jahan beduka cita saat pemakaman (Shahadat Hossain)
Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
Tags:
BangladeshPelecehan SeksualKasus Pembunuhan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved