Terkini Daerah

Kronologi Warga Maluku Utara Ngamuk dan Seret Karpet Masjid di Jalanan, Ternyata Ini Pemicunya

Warga Maluku Utara mengamuk dan menyeret belasan karpet masjid setelah salat Jumat, Jumat (19/4/2019). Lihat kronologi dan penyebabnya.

Kronologi Warga Maluku Utara Ngamuk dan Seret Karpet Masjid di Jalanan, Ternyata Ini Pemicunya
Kolase TribunWOw.com/Facebook Rina Pebriani
Viral Aksi Protes Warga Seret Karpet Masjid dari Caleg, Dikembalikan karena Diungkit setelah Kalah 

TRIBUNWOW.COM - Sejumlah warga Kelurahan Tomolou, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara mengamuk sampai menyeret seluruh karpet di sebuah masjid.

Kejadian tersebut terjadi siang hari setelah sejumlah warga mengikuti ibadah salat Jumat, Jumat (19/4/2019).

Aksi sejumlah warga itupun turut viral dan beredar di media sosial.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, aksi warga tersebut dipicu ketersinggungan atas penuturan salah seorang anggota calon legislatif.

Diketahui, kejadian tersebut bermula saat seorang caleg partai Nasdem Ahmad Hatari, yang menyampaikan sambutan selepas salat Jumat di masjid tersebut.

Dalam sambutannya itu, Ahmad Hatari menyinggung soal karpet masjid yang merupakan pemberian dari dirinya saat mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.

Ahmad Hattari menuturkan bahwa apa yang ia lakukan, tidak setimpal dengan apa yang diberikan oleh rakyat.

Viral Wanita Kanibal di Kediri Makan Jari-jarinya, Dimasukkan ke Kerangkeng, Begini Kondisinya

 

Viral Aksi Protes Warga Seret Karpet Masjid dari Caleg, Dikembalikan karena Diungkit setelah Kalah
Viral Aksi Protes Warga Seret Karpet Masjid dari Caleg, Dikembalikan karena Diungkit setelah Kalah (Kolase TribunWOw.com/Facebook Rina Pebriani)

Pasalnya, dalam pemilu Rabu (17/4/2019) lalu, Ahmad Hattari hanya memperoleh 700 suara.

Penuturan dari Ahmad Hatari tersebut membuat warga emosi dan kemudian meminta Ahmad Hatari keluar dari masjid.

"Jemaah yang ikut salat Jumat itu terbawa amarah yang tidak bisa dibendung lagi, mereka langsung berteriak Ahmad Hatari agar keluar dari masjid dan meninggalkan Kelurahan Tomalou, karena di tempat ibadah ini Ahmad Hatari menyinggung soal bantuan di Masjid Tomalou. Dari bantuan itu kata Ahmad Hatari sudah diberikan, namun suara yang ia dapat di Kelurahan Tomalou tidak singnifikan," ujar seorang warga, Saiful Jumat (19/4/2019).

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved